Pengalaman tersebut membuat Enrique ingin para pemainnya tetap fokus hingga pertandingan benar-benar selesai.
Chelsea Masih Berbahaya
BACA JUGA:Streaming Leverkusen vs Arsenal di Liga Champions 2025/26, KickOFF: 00.45 WIB
BACA JUGA:Blunder Antonin Kinsky Bikin Tottenham Dibantai Atletico Madrid di Liga Champions
Di sisi lain, Chelsea yang kini dilatih Liam Rosenior masih memiliki sejumlah pemain berbahaya.
Nama-nama seperti João Pedro dan Cole Palmer bisa menjadi ancaman serius bagi pertahanan PSG.
Chelsea juga sempat menunjukkan performa impresif setelah menang 4-1 atas Aston Villa dan menahan Manchester City di Etihad Stadium.
Sejarah Liga Champions juga menunjukkan banyak comeback dramatis, termasuk pengalaman pahit PSG saat dikalahkan Barcelona 6-1 pada 2017 setelah sebelumnya menang 4-0 di leg pertama.
Luis Enrique juga dihadapkan pada keputusan sulit dalam menentukan komposisi lini serang.
BACA JUGA:Barcelona vs Newcastle 1-1: Penalti Yamal di Injury Time Gagalkan Kemenangan The Magpies
BACA JUGA:Bayern Munich Hancurkan Atalanta 6-1, Selangkah Lagi ke Perempat Final Liga Champions
Selain Dembele, PSG memiliki beberapa opsi seperti Khvicha Kvaratskhelia, Bradley Barcola, dan Désiré Doué.
Kvaratskhelia tampil impresif dengan dua gol pada leg pertama, sementara Barcola sedang dalam performa bagus di sisi sayap.
Meski memiliki banyak pilihan pemain berkualitas menjadi keuntungan, Luis Enrique tetap harus menjaga keseimbangan permainan agar ritme tim tidak terganggu.
PSG dipastikan tidak akan tampil terlalu defensif di Stamford Bridge.
Menurut Dembele, timnya akan tetap bermain menyerang untuk memastikan kemenangan dan menghindari kejutan dari Chelsea.