JAKARTA, DISWAY.ID - Polisi memastikan kasus dugaan pelecehan seksual wanita berinisial RA dengan terduga pelaku seorang dosen Universitas Pamulang (Unpam) di dalam KRL Jakarta Kota-Nambo telah berakhir damai
Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, menjelaskan peristiwa terjadi saat korban dan pelaku berada di KRL arah Stasiun Bogor pada Sabtu, 14 Maret 2026 malam.
Adapun kasus pelecehan muncul saat kereta mendekati Stasiun Universitas Indonesia (UI). Saat itu, korban dan pelaku dibawa ke Polres Metro Depok untuk proses mediasi.
“Diberikan rekomendasi selanjutnya untuk korban membuat laporan polisi (LP), namun setelah LP dibuat, dengan didampingi orang tuanya, korban mencabut laporan,” ungkap Made saat dikonfirmasi Selasa, 17 Maret 2026.
Kejadian bermula saat korban dan dosen berinisial FHS berada di satu gerbong kereta.
Korban merasa ada sentuhan yang mengenai bagian vitalnya dan memastikan dugaan tersebut terjadi lagi.
Rekannya kemudian mendorong FHS keluar kereta untuk diserahkan ke pihak keamanan.
Humas Unpam Mengklarifikasi
Terpisah, Humas Unpam, Muhyiddin Fanda menyatakan pihak kampus telah menelusuri informasi yang beredar.
“Berdasarkan klarifikasi awal yang kami terima, tidak ditemukan bukti yang mendukung dugaan yang beredar di media sosial,” kata Fanda.
Meski demikian, Unpam tetap meminta klarifikasi dari dosen bersangkutan dan menelusuri informasi lebih lanjut untuk memastikan duduk perkara secara menyeluruh.
Untuk diketahui, insiden itu terjadi pada Sabtu, 14 Maret 2025 pukul 21.01 WIB di rangkaian commuter line Jakarta Kota-Nambo. Korban naik dari Stasiun Tebet dengan tujuan Stasiun Cibinong di perjalanan commuter line No.1530 (Jakarta Kota-Nambo), sedangkan terduga pelaku naik dari Stasiun Tanjung Barat.
Korban mengalami pelecehan seksual saat kereta mendekati Stasiun Universitas Indonesia (UI). Pelaku disebut melancarkan aksinya ditutupi dengan sebuah ransel. Petugas KAI langsung mengamankan pelaku.
"Terduga pelaku melakukan tindakan pelecehan seksual di dalam commuter line. Pelaku kemudian diturunkan di Stasiun Universitas Indonesia oleh petugas dalam kereta berkat laporan dan bantuan pengguna lain," ujar Public Relations Manager KAI Commuter Leza Arlan dalam keterangannya, Minggu, 15 Maret 2026.
Akibat insiden itu, KCI melakukan koordinasi dengan petugas stasiun untuk tindak lanjut kejadian ini. Korban dan terduga pelaku selanjutnya dimintai keterangan terkait kronologis kejadian.