Terlebih, perjalanan mudik biasanya melibatkan jarak tempuh yang cukup jauh, selain itu, mobil sering membawa lebih banyak penumpang dan barang dari biasanya.
Beberapa kondisi yang membuat kaki-kaki mobil bekerja lebih keras saat mudik antara lain:
Beban kendaraan lebih berat Perjalanan ratusan kilometer tanpa banyak berhenti Melewati berbagai kondisi jalan Kecepatan kendaraan yang lebih tinggi di jalan tol
Jika kondisi kaki-kaki mobil tidak optimal, perjalanan bisa terasa tidak nyaman dan bahkan berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.
BACA JUGA:Cara Dapat Modal Usaha Lewat KUR BRI 2026 Pinjaman Rp50 Juta, Bunga Ringan Cicilan Aman
Karena itu, melakukan cek kaki-kaki mobil sebelum mudik merupakan langkah penting untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima.
Tanda-Tanda Kaki-Kaki Mobil Perlu Segera Dicek
Gejala seperti mobil punya lewatin polisi tidur, setir yang tau-tau tidak stabil menjadi acuan bagi kita untuk segera cek kaki-kaki mobil. Beberapa gejala tersebut yang sering terjadi adalah:
- Mobil Bunyi Saat Melewati Polisi Tidur
Jika terdengar bunyi kletek atau gluduk saat melewati polisi tidur atau jalan rusak, kemungkinan ada komponen suspensi yang mulai aus.
- Setir Terasa Tidak Stabil
Kemudi yang terasa kurang presisi atau mobil terasa sedikit “mengambang” saat melaju bisa menjadi tanda adanya masalah pada sistem kaki-kaki.
- Ban Aus Tidak Merata
Keausan ban yang tidak merata sering kali berkaitan dengan kondisi suspensi atau sistem kemudi.
- Bunyi Saat Berbelok
Jika mobil mengeluarkan bunyi ketika berbelok, bisa jadi ada komponen seperti ball joint atau tie rod yang mulai bermasalah.
- Bahaya Jika Kaki-Kaki Mobil Bunyi Dibiarkan
Mengabaikan bunyi pada kaki-kaki mobil dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, antara lain:
Stabilitas kendaraan menurun Ban cepat aus Kemudi tidak presisi Kerusakan komponen lain semakin besar
Dalam perjalanan jauh seperti mudik, kondisi ini tentu sangat tidak diinginkan.