JAKARTA, DISWAY.ID-- Pembalap nasional binaan Yamaha Racing Indonesia, Aldi Hendra dikabarkan menjadi korban kekerasan dan tabrak lari pada Rabu 18 Maret 2026.
Diketahui, pembalap asal Yogyakarta ini menjadi korban tabrak lari di kawasan perempatan Pingit sekira pukul 06.30 WIB.
BACA JUGA:Jelang Lebaran 2026, Kemenag Cairkan Dana BOS Pesantren Rp111,9 Miliar
BACA JUGA:Review Tecno Camon 50: HP Rp3 Jutaan dengan Kamera Rasa Flagship
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula saat Aldi mengalami senggolan dengan kendaraan lain yang kemudian berujung pada aksi tabrak lari.
Pembalap yang baru saja mengharumkan nama Indonesia di ajang WordSupersport Australia 2026 beberapa waktu lalu ini sempat melakukan pengejaran hingga pelaku berhenti di wilayah Bangirejo.
Namun situasi berubah ketika sejumlah orang yang diduga merupakan rekan pelaku keluar dari area tersebut.
Dalam kondisi kalah jumlah, Aldi bahkan tidak dapat berbuat banyak dan akhirnya mengalami kekerasan.
BACA JUGA:Chelsea Cetak Rekor Buruk di Fase Gugur Liga Champions, Liam Rosenior 'Lebih Payah' dari Maresca
BACA JUGA:Dirut BULOG Salurkan Bantuan Pangan Nasional Serentak, 33 Juta Penerima Dapat Beras dan Minyak
Akibat kejadian tersebut, Aldi Satya Mahendra mengalami luka pada bagian tangan dan harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, termasuk tindakan jahit pada luka yang cukup serius.
Pembalap Galang Hendra yang merupakan kakak dari Aldi Satya Mahendra ini juga mengungkapkan kalau kondisi sang Adik mengalami luka cukup serius menjelang balapan yang akan Aldi lakoni beberapa waktu kedepan.
Tepatnya Aldi akan turun di seri kedua WorldSupersport 2026 di sirkuit Portimao, Portugal pada 27-29 Maret 2026 mendatang.
“Info min, terkini tulang juga retak. Padahal 2 minggu lagi harus balapan di Portugal,” tulis Galang Hendra di kolom komentar postingan akun instagram @merapi_undercover.
Sementara itu, pelaku utama dilaporkan melarikan diri dari lokasi dan hingga saat ini belum berhasil diidentifikasi.