BEKASI, DISWAY.ID-- Pada umumnya sejumlah pemudik menggunakan sepeda motor atau kendaraan roda empat untuk pulang ke kampung halamannya.
Namun, berbeda halnya dengan salah satu pemudik, Sudaryono yang menggendarai gerobak motor (Bentor).
BACA JUGA:H-3 Lebaran 2026, Menhub Resmi Berlakukan One Way Nasional dari Cikampek-Semarang
BACA JUGA:Koalisi Masyarakat Sipil Nilai Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Cerminkan Kegagalan Komando
Pria berusia 49 tahun merasa bila menggunakan bentor dapat bersantai selama perjalanan menuju wilayah Brebes, Jawa Tengah.
"Ya ingin santai saja gitu loh," ucap Sudaryono di simpang BCP Kh Noer Ali, Kota Bekasi pada Rabu, 18 Maret 2026.
Sudaryono mengaku bahwa setiap tahunnya ia dan kawan-kawan memang menggunakan bentor untuk mudik.
BACA JUGA:Jakarta Dilanda Suhu Panas Ekstrem, Warga Diminta Minum 10 Gelas Sehari untuk Cegah Dehidrasi
BACA JUGA:Lebih Presisi Cek Kaki-kaki Mobil dengan Kyoto Shaking Machine, Berikut Lokasi di Seluruh Indonesia
"Tiap tahun. Udah tujuh tahun sama ini," ujar dia.
Selain Sudaryono, masih ada pula empat bentor lainnya yang mudik bersama dirinya menuju ke tempat sama.
Bentor yang dikendarai rombongan Sudaryono pun diisi oleh beragam bawaan, seperti peralatan, burung dara dan mengangkut sejumlah orang di dalam kendaraan tersebut.
"Bawa alat-alat, burung dara," kata dia.
Sudaryono dan kolega harus menempuh ratusan kilometer untuk mencapai garis finis di kampung halaman.
"Kalau macet bisa empat belas jam, kalau lagi (lancar) dua belas jam," pungkas Sudaryono.