BACA JUGA:ASDP Kerahkan KMP Prima Nusantara Urai Antrean Gilimanuk
BACA JUGA:Penuh Syukur, Penumpang Bagikan Serba-Serbi Mudik dengan Kapal Laut
"Kalau bisa disampaikan itu adalah angka yang lebih tinggi 401% dari normal dan juga 7% dari tahun lalu," tutur Ria.
"Angka ini cukup terlihat ya dari sisi rekayasa lalu lintas yang terus dilakukan, tidak ada perhentian dari kemarin dari kilometer 36 sampai kilometer 70," sambungnya.
GT Cikampek Utama Operasikan 22 Gardu
PT Jasa Marga mengoperasikan 22 gardu Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama) pada puncak arus mudik lebaran 1447 Hijriah/2026.
Jasa Marga sebelumnya pernah bilang bahwa puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18-19 Maret 2026.
Di saat rekayasa lalu lintas satu arah (one way), puluhan gardu yang dioperasikan saat arus mudik itu termasuk juga GT Cikatama arah Jakarta.
BACA JUGA:Purbaya Peringatkan Kementerian: Tak Mau Pangkas Anggaran, Pusat Turun Tangan
BACA JUGA:Andrie Yunus Resmi Berstatus 'Pembela HAM', Wamen Mugiyanto: Stop Kriminalisasi dan Intimidasi
"Dilakukannya one way, kami sudah mengoperasikan 22 gardu yang menerima pengguna jalan dari barat menuju timur Trans Jawa," ujar Vice President Corporate Secretary & Legal PT. Jasa Marga Trans Jawa Tol, Ria Marlinda Paalo.
Pihaknya juga telah mempersiapkan segala hal untuk mencegah ataupun mengurai kemacetan. Sehingga pemudik bisa aman dan lancar sampai ke tempat tujuan.
"Pertama sudah kami persiapkan adalah layanan transaksi dari sisi gardu di Cikampek Utama yang merupakan barrier pertama yang ditemui pengguna jalan," ujarnya di GT Cikampek, Selasa, 17 Maret 2026.
"Yang kedua, rekayasa lalu lintas, di mana nantinya akan dilakukan one way nasional yaitu dari kilometer 70, seluruh petugas sudah dipersiapkan," tambah Ria.
Tak hanya itu, Jasa Marga juga menyiapkan layanan rest area. Mereka telah berkooedinasi dengan seluruh mitra untuk dapat melayani pengguna jalan.
"Baik dari dua sisi maupun nantinya kalau ada one way, maka akan disesuaikan dengan rekayasa lalu lintas di dalam rest area-nya. Jadi semuanya sudah kami antisipasi," ungkapnya.