Tak hanya itu, kebijakan tersebut juga merupakan bagian dari langkah antisipasi terhadap kondisi global yang saat ini tidak menentu, khususnya terkait kenaikan harga minyak dunia.
Karena itu, pemerintah berharap melalui WFH, dampak tersebut bisa ditekan tanpa perlu mengorbankan produktivitas secara besar-besaran.
BACA JUGA:Pemerintah Siapkan Skema 4 Hari WFO, 1 Hari WFH Imbas Kenaikan Harga Minyak Dunia
Dibuat Skema WFH Seminggu 1 Hari
Kebijakan ini berbeda saat pandemi, di mana WFH kali hanya diberlakukan satu hari dalam seminggu.
Misal, apabila diterapkan setiap hari Jumat, maka pekerja hanya bekerja di rumah pada hari tersebut.
Sedangkan, hari lainnya masih tetap bekerja seperti biasa di kantor.
Pembatasan tersebut dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara efektivitas dan fleksibilitas kerja.
Pemerintah menyadari bahwa tidak semua pekerjaan dapat diselesaikan dengan maksimal dari rumah sehingga sistem kombinasi antara WFH dan bekerja di kantor dinilai sebagai solusi yang realistis.
Di samping itu, sektor pelayanan publik tidak termasuk dalam kebijakan ini.
Yang mana, artinya layanan yang berkaitan langsung dengan masyarakat tetap berjalan normal dan tidak berdampak oleh penerapan WFH.