1.528 SPPG Disetop Sementara, BGN Ungkap Penyebab dan Tren Terbaru

Kamis 26-03-2026,09:50 WIB
Reporter : Subroto Dwi Nugroho
Editor : Subroto Dwi Nugroho

Langkah ini juga menjadi bagian dari pengawasan nasional untuk menjamin kualitas pelayanan gizi kepada masyarakat tetap aman dan sesuai standar yang ditetapkan pemerintah.

Adapun rincian penghentian operasional SPPG menjadi dua kategori, yakni karena kejadian menonjol (KM) dan non-kejadian menonjol. 

BACA JUGA:Cek Batas Skor UTBK SNBT Kedokteran Hewan IPB, Tembus Top 100 Dunia Versi Ranking QS

BACA JUGA:1.461 Laporan Pengaduan THR Belum Beres, Hak Buruh Belum Dibayar

1. Penutupan karena kejadian menonjol ( KM) terjadi gangguan pencernaan pada penerima manfaat:

  • Wilayah I: 17 SPPG
  • Wilayah II: 27 SPPG
  • Wilayah III: 28 SPPG
  • Total: 72 SPPG

2. Penutupan karena Non-KM ( non kejadian menonjol), misalnya pembangunan dapur tidak sesui Juknis

  • Wilayah I: 198 SPPG
  • Wilayah II: 464 SPPG

BACA JUGA:5 Cara Bayar Biaya Pendaftaran UTBK SNBT 2026 Lewat Bank BSI, Mandiri, BNI, BRI dan BTN!

BACA JUGA:TNI Copot Kabais Letjen Yudi Abdimantyo Imbas Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

  • Wilayah III: 30 SPPG
  • Total: 692 SPPG

Sementara itu, jumlah SPPG yang masih dalam status penghentian operasional tercatat sebagai berikut:

  • Wilayah I: 215 SPPG
  • Wilayah II: 491 SPPG
  • Wilayah III: 58 SPPG
  • Total: 764 SPPG
Kategori :