Arus Balik Lebaran 2026 Terkendali, One Way Tahap 3 Disiapkan Korlantas

Sabtu 28-03-2026,13:44 WIB
Reporter : Rafi Adhi Pratama
Editor : Subroto Dwi Nugroho

JAKARTA, DISWAY.ID -- Arus balik Lebaran 2026 masih terpantau terkendali meski volume kendaraan menuju Jakarta terus meningkat. 

Korlantas Polri kini menyiapkan skenario lanjutan berupa penerapan one way lokal tahap tiga guna mengantisipasi lonjakan kendaraan.

Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho mengatakan hingga Sabtu, 29 Maret 2026, rekayasa lalu lintas masih difokuskan pada skema one way lokal tahap pertama dan kedua.

BACA JUGA:Terdakwa Tragedi KM 50 Divonis Lepas, PUI: Keadilan Masih Hidup atau Sudah Mati?

BACA JUGA:Pemangkasan hingga MBG Libur Sabtu, SPPG Pastikan Kualitas Gizi Tetap Terjaga

"Atas perintah Bapak Kapolri, Kegiatan Rutin Kepolisian yang Ditingkatkan (KRYD) tetap melayani arus balik secara optimal. Saat ini one way lokal tahap satu dan tahap dua masih kita berlakukan," katanya kepada awak media, Sabtu 28 Maret 2026.

Diungkapkannya, pihaknya tengah menyiapkan penerapan one way lokal tahap tiga sebagai langkah antisipasi jika terjadi lonjakan kendaraan dari arah timur.

Skema ini direncanakan akan dimulai dari KM 390 wilayah Kendal hingga KM 70. 

Rekayasa tersebut dinilai masih mampu mengurai arus balik dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Solo Raya, hingga Yogyakarta menuju Jakarta.

"Kalau nanti ada bangkitan arus, kami akan berlakukan one way lokal tahap tiga. Namun jika meningkat signifikan, kami akan minta arahan Bapak Kapolri untuk membuka one way nasional tahap dua," ungkapnya.

BACA JUGA:Bus Jemaah Umrah Indonesia Ludes Terbakar, Bagaimana Nasib 24 Penumpangnya?

BACA JUGA:Update Prakiraan Cuaca Jakarta Akhir Pekan Sabtu, 28 Maret 2026: Awas Turun Hujan!

Untuk rekayasa contraflow di ruas KM 70 hingga KM 55, disebutkannya kebijakan tersebut telah dihentikan sejak pukul 01.00 WIB karena kondisi lalu lintas mulai melandai.

"Hasil monitoring menunjukkan arus masih terkendali. Baik di ruas A maupun B menuju Jakarta, flow kendaraan masih cukup baik," sebutnya.

Berdasarkan data traffic counting, sekitar 22 persen kendaraan pemudik diperkirakan belum kembali ke Jakarta. 

Kategori :