Prabowo Bertolak ke Jepang, Fokus Perkuat Kerja Sama Teknologi hingga Pendidikan

Minggu 29-03-2026,22:54 WIB
Reporter : Anisha Aprilia
Editor : Fandi Permana

JAKARTA, DISWAY.ID - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dilakukan untuk memenuhi undangan resmi dari Kaisar Jepang.

"Mengenai kunjungan Presiden ke Jepang, ya ini dalam rangka memenuhi undangan dari Kaisar Naruhito. Jadi tentunya agendanya adalah ada pertemuan dengan Kaisar dan tentunya juga dilanjutkan pertemuan dengan Perdana Menteri Takajie," kata Pras kepada wartawan, Minggu, 29 Maret 2026.

BACA JUGA:Kendaraan Listrik Bergerak Kuasai Pasar Otomotif Indonesia, Pengamat Waspadai Risiko Ini

BACA JUGA:Rais Aam PBNU Silaturahmi Lebaran ke Kediaman KH Nurul Huda Djazuli

Menurut Prasetyo, rangkaian pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan persahabatan sekaligus meningkatkan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Jepang.

Diantara kerja samanya yaitu di bidang teknologi, pendidikan, hingga lingkungan.

"Ya seperti biasa pertemuan-pertemuan ini tentunya untuk memperkuat kerja sama persahabatan kedua negara dan memang secara khusus Pak Presiden tentu akan banyak membicarakan hal-hal strategis yang menjadi selama ini menjadi kekuatan kerja sama kita dengan Pemerintah Jepang," imbuhnya.

"Contoh dalam hal perdagangan, kemudian teknologi, kemudian pendidikan, dan termasuk dalam lingkup dalam hal kerja sama kehutanan dan lingkungan," lanjut dia.

BACA JUGA:PLN Pastikan Keandalan Pasokan Listrik untuk FIFA Series 2026 di Stadion Utama GBK

Sebagaimana diketahui, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertolak menuju Jepang dalam rangka kunjungan resmi pada Minggu, 29 Maret 2026.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral serta meningkatkan kerja sama strategis antara Indonesia dan Jepang.

Prabowo bersama rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 10.35 WIB.

Keberangkatan Presiden Prabowo dilepas langsung oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

BACA JUGA:Komisi III DPR Gelar RDPU Kasus Videografer Karo yang Dituntut 2 Tahun Penjara Besok

BACA JUGA:Sosok Amsal Christy Sitepu, Videografer Dituduh Korupsi Rp202 Juta dan Dituntut 2 Tahun Penjara

Kategori :