Menurutnya, lawan kali ini memiliki kekuatan fisik, organisasi permainan, serta transisi yang jauh lebih baik.
“Para pemain harus menemukan cara untuk menang. Bulgaria lebih kuat secara fisik dan sangat terorganisasi,” ujar Herdman.
BACA JUGA:Villarreal Serius Kejar Dani Ceballos, Masa Depan di Real Madrid Terancam
BACA JUGA:Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 120 FIFA, Jauh Tinggalkan Malaysia!
Herdman memberi perhatian khusus pada sektor sayap Bulgaria yang dinilai menjadi sumber ancaman utama.
Ia meminta pemain Indonesia memutus alur kombinasi dan kreativitas lawan di sisi lapangan.
Strategi ini diyakini penting untuk meredam tekanan dan menjaga lini pertahanan tetap solid.
Selain itu, Herdman juga menekankan pentingnya start cepat sejak awal pertandingan agar tidak tertinggal lebih dulu.
Timnas Indonesia dipastikan kehilangan Mauro Zijlstra karena cedera.
Sebagai gantinya, Herdman memanggil striker muda Jens Raven untuk menambah daya gedor lini depan.
Meski masih dalam tahap adaptasi, kehadiran Raven diharapkan mampu memberikan variasi serangan baru bagi Skuad Garuda.
Herdman juga berharap dukungan penuh dari suporter di Stadion GBK.
Atmosfer khas pendukung Timnas Indonesia diyakini dapat memberikan energi tambahan bagi pemain sekaligus menekan mental lawan.
Ia menargetkan kemenangan bersejarah atas tim Eropa dalam laga ini.