Sosok Wira Arizona JPU Kabupaten Karo Viral di Threads, Sebut Jasa Editing Video Harusnya Gratis
Sosok Wira Arizona JPU Kabupaten Karo Viral di Threads, Sebut Jasa Editing Video Harusnya [email protected]
JAKARTA, DISWAY.ID - Sosok Wira Arizona viral di Threads usai sebut jasa editing video harusnya gratis dan tidak penting.
Wira Arizona sendiri merupakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang kini tengah jadi sorotan publik usai menangani kasus Videografer Amsal Sitepu.
Video Amsal ketika di persidangan pun viral, di mana saat itu Amsal menyampaikan beberapa poin, sebagai berikut,
"Untuk jasa pembuatan video profil desa, apanya yang dimarkup? Kata JPU ada 5 item dari 12 item dalam proposal itu yang saya markup. Yakni ide, flip on atau mikrofon, cutting, editing, dan dubbing. Saya memberi satuan harga terhadap kelima item itu dengan totalnya 5,9 juta rupiah."
JPU menekankan jika harga yang diberi Amsal itu adalah besaran markup.
Kemudian, JPU Wira menyebutkan jika jasa editing video yang dilakukan oleh Amsal seharusnya diberi harga Rp0 alias gratis.
BACA JUGA:Viral Aksi Guru TPQ di Probolinggo Banting Anak Didiknya, Ini Respons Kemenag
"JPU bilang itulah besaran nilai markupnya. Mestinya berapa ukurannya?JPU bilang mestinya 0. Loh, kenapa 0? Kalau 0 itu bermakna tidak ada artinya, tidak ada nilainya, padahal ada kerjanya," tutur Amsal.
Salah satu akun Threads bernama @zulhilmi.yahya soroti asumsi penegak hukum tersebut yang menyebut terjadinya markup anggaran dalam proses kreatif.
"Yth Pak Wira Arizona, jasa edit video itu termasuk pekerjaan kreatif. Tidak ada standar harga misal untuk pengadaan semen 1 ton yang harga pasarannya pasti." tulis akun tersebut.
Zulhilmi juga menyampaikan, apabila dua pihak sepakat serta tidak ada suap-menyuap ke pejabat desa, maka tidak bisa disebut merugikan negara.
BACA JUGA:Sosok Amsal Christy Sitepu, Videografer Dituduh Korupsi Rp202 Juta dan Dituntut 2 Tahun Penjara
"Harga Rp 30 juta per video profil desa itu murah. Jangan dikira produksi video itu bisa pakai kamera HP Android dan edit pake Capcut gratisan. Pre and post productioninya banyak printilannya. Coretax aja harganya Rp 1,3 T pak," lanjutnya.
Tak hanya akun Zulhilmi, asumsi yang disampaikan oleh Wira Arizona ini pun juga dikritik publik, terutama mereka yang bekerja dalam industri kreatif.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: