Viral Aksi Guru TPQ di Probolinggo Banting Anak Didiknya, Ini Respons Kemenag

Viral Aksi Guru TPQ di Probolinggo Banting Anak Didiknya, Ini Respons Kemenag

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar-disway.id/Moh Purwadi-

JAKARTA, DISWAY.ID -- Aksi kekerasan yang dilakukan seorang guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Probolinggo, Jawa Timur, menjadi viral di media sosial dan menuai kecaman publik. 

Dalam video yang beredar, seorang anak diduga menjadi korban kekerasan fisik hingga mengalami luka.

Anak berinisial MFR terlihat diangkat lalu dibanting oleh oknum guru berinisial S.

BACA JUGA:Rais Aam PBNU Silaturahmi Lebaran ke Kediaman KH Nurul Huda Djazuli

BACA JUGA:Komisi III DPR Gelar RDPU Kasus Videografer Karo yang Dituntut 2 Tahun Penjara Besok

Insiden tersebut diduga dipicu emosi pelaku setelah korban menggores mobil milik pimpinan TPQ saat bersepeda.

Kementerian Agama (Kemenag) prihatin dengan tindak kekerasan yang dialami anak pada salah satu Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) di Probolinggo Jawa Timur sebagaimana video yang viral di media sosial. 

Kemenag mendukung aparat untuk menegakkan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Apalagi, ini menyangkut tindak kekerasan fisik terhadap anak didik di lingkungan sekolah. 

"Kami sangat prihatin dan mengecam kekerasan kepada anak. Tindak kekerasan ini tidak bisa dibenarkan untuk dilakukan oleh siapa pun dan di mana pun," jelas Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, di Jakarta, Minggu, 29 Maret 2026.

BACA JUGA:PLN Pastikan Keandalan Pasokan Listrik untuk FIFA Series 2026 di Stadion Utama GBK

BACA JUGA:Tok! MBG Disalurkan Lima Hari Sekolah

Viral di media sosial, seorang anak diduga mengalami tindak kekerasan di Probolinggo.

Anak berinisial MFR tampak diangkat lalu dijatuhkan oleh salah satu guru TPQ berinisial S. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait