Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI Viral di Media Sosial, Begini Cara Daftarnya
Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI Viral di Media Sosial, Begini Cara Daftarnya.--YouTube MPRGOID
JAKARTA, DISWAY.ID - Ajang lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR kini tengah viral di media sosial.
Hal ini berawal dari video cuplikan perlombaan yang viral memperlihatkan perdebatan antara peserta dan juri mengenai perbedaan pernilaian.
Di mana, insiden ini terjadi di babak final LCC (Lomba Cerdas Cermat) MPR RI yang digelar di Pontianak, Kalimantan Barat.
Meski menuai kontroversi, Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI menjadi salah satu kompetisi bergengsi untuk siswa tingkat SMA/Sederajat di Indonesia.
Banyak yang mulai mencari informasi bagaimana cara daftar lomba tersebut dan seperti apa tahapan seleksinya.
BACA JUGA:Profil Indri Wahyuni Juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Dijuluki Netizen Si Paling Artikulasi
Sebelum itu, yuk simak lebih dulu apa sebenarnya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI hingga kapan pertama kali kompetisi ini diselenggarakan.
Apa Itu Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR?
Mengutip dari dokumen Terms of Reference (ToR) Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Tahun 2025 yang dipublikasikan melalui laman resmi MPR, kompetisi ini adalah kegiatan tahunan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa SMA soal pentingnya empat pilar kebangsaan.
Empat pilar ini meliputi Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan bangsa.
Di satu sisi, materi kompetisinya mencakup pembahasan mengenai Ketetapan MPRS/MPR.
BACA JUGA:Mahasiswa Minta Audit Sosialisasi 4 Pilar MPR Senator Papua, Dinilai Sarat Hasutan Tolak PSN
MPR RI menilai empat pilar ini menjadi fondasi utama dalam menjaga keutuhan serta keberlanjutan bangsa Indonesia.
LCC Empat Pilar MPR sendiri pertama kali diselenggarakan pada tahun 2011.
Kompetisi tingkat nasional untuk pelajar sekolah menengah atas (SMA) ini dicetuskan sebagai bagian dari program pemasyarakatan dan sosialisasi nilai-nilai kebangsaan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: