JAKARTA, DISWAY.ID– Bek tengah Tim Nasional Indonesia, Kevin Diks, menyatakan optimisme tinggi menjelang laga final FIFA Series 2026 melawan Bulgaria, Senin (30/3/2026) malam.
Kehadiran puluhan ribu suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) diyakini menjadi faktor pembeda yang akan menyulitkan langkah skuad berjuluk The Lions tersebut di Jakarta.
Pemain yang merumput di Bundesliga bersama Borussia Mönchengladbach ini percaya bahwa dukungan masif publik tuan rumah akan memberikan energi tambahan bagi anak asuh John Herdman.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Merosot Rp 30.000 per Gram, Dibayangi Ketegangan Geopolitik
Menurutnya, rekam jejak Skuad Garuda saat bermain di kandang menjadi modal mental yang krusial.
"Tentu saja kami optimistis. Dalam sepak bola, apa pun bisa terjadi. Kami bermain di kandang sendiri dan saya rasa sangat sulit bagi tim mana pun untuk mengalahkan kami di sini," ujar Kevin Diks dalam sesi konferensi pers di Jakarta, Minggu (29/3/2026).
Secara statistik di atas kertas, Bulgaria yang menempati peringkat ke-85 FIFA lebih diunggulkan dibandingkan Indonesia yang berada di posisi ke-120 dunia. Namun, Kevin Diks menegaskan bahwa disparitas peringkat tersebut tidak menjadi penghalang bagi motivasi tim untuk mencatatkan sejarah baru.
"Ini adalah laga besar bagi kami, tantangan besar, dan saya rasa seluruh anggota tim sudah sangat siap. Ini saatnya untuk membuktikan kualitas tim," tegas Diks.
Meski percaya diri, lini pertahanan Indonesia tetap menaruh kewaspadaan tinggi terhadap pola serangan cepat yang menjadi ciri khas tim besutan Aleksandar Dimitrov.
BACA JUGA:Limbah Sawit Jadi Sumber Energi dan Cuan, Akademisi UI Dorong Model Terintegrasi
Disiplin posisi dan koordinasi antarpemain menjadi fokus utama yang ditekankan oleh staf kepelatihan John Herdman guna meredam agresivitas Bulgaria.
Partai final ini diprediksi akan menjadi ujian kematangan taktik bagi Skuad Garuda pasca-pemusatan latihan intensif.
Jika mampu memetik kemenangan, hasil ini tidak hanya akan memberikan trofi FIFA Series, tetapi juga suntikan poin signifikan untuk mendongkrak peringkat Indonesia di tangga FIFA.