BACA JUGA:TBIG Salurkan Bantuan untuk 600 KK Korban Banjir Sumatera, Tambahan Pakaian Baru hingga Bahan Pangan
BACA JUGA:TBIG Salurkan Bantuan untuk 600 KK Korban Banjir Sumatera, Tambahan Pakaian Baru hingga Bahan Pangan
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk menjalankan pola hidup hemat energi, memprioritaskan transportasi publik, serta tetap produktif dalam menjalankan aktivitas ekonomi.
Hal ini dilakukan di kehidupan sehari-hari maupun di lingkungan kerja.
4. Kebijakan ini mulai berlaku 1 April dan akan dievaluasi setelah dua bulan
Pengaturan teknis akan dituangkan melalui surat edaran kementerian terkait.
5. Potensi penghematan dari kebijakan Work from Home ini yang langsung ke APBN adalah Rp6,2 triliun, berupa penghematan kompensasi BBM.
Sementara total pembelanjaan BBM masyarakat berpotensi untuk dihemat juga sebesar Rp59 triliun.
BACA JUGA:Dasco Pastikan Stok BBM Aman, Tidak Ada Kenaikan Harga dalam Waktu Dekat
BACA JUGA:Kasus Samin Tan, Kejagung Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian ESDM
6. Refocusing belanja kementerian dan lembaga
Pemerintah juga melakukan langkah strategis dalam pengelolaan keuangan negara, melalui prioritasisasi dan refocusing belanja kementerian dan lembaga.
Pengalihan anggaran dilakukan dari belanja yang kurang prioritas, seperti perjalanan dinas, rapat, belanja non operasional, dan kegiatan seremonial menuju belanja yang lebih produktif dan berdampak langsung kepada masyarakat, termasuk rehabilitasi dan rekonstruksi bencana Sumatra.
Pemerintah juga terus mendorong percepatan belanja kementerian dan lembaga, serta penajaman belanja melalui optimalisasi anggaran. Potensi prioritasisasi dan refocusing anggaran kementerian dan lembaga ini dalam range Rp121,2 triliun hingga Rp130,2 triliun.
7. Program B50 dan Bijak Isi BBM
BACA JUGA:Pramono: Zebra Cross Pac-Man di Tebet Kreativitas Positif, tapi Ada Aturan Mainnya