Perjalanan Hidup Nuryadi Bangkit Lewat Baso Aci, dari Mitra Pengemudi Jadi Pengusaha

Jumat 10-04-2026,11:00 WIB
Reporter : Marieska Harya Virdhani
Editor : Marieska Harya Virdhani

Strategi tersebut perlahan membuahkan hasil. Salah satu menu andalannya, Baso Aci Tulang Rangu dengan ciri khas tulang rangu yang dimasukkan langsung ke dalam baso, kini menjadi menu favorit pelanggan.

Saat ini, Baso Aci Mastyo mampu menjual sekitar 70 hingga 80 porsi per hari, dengan hampir 90 persen penjualan berasal dari pesanan online melalui platform digital.  

BACA JUGA:Anak Berkebutuhan Khusus Kini Dapat MBG, YIPB dan Grab-OVO Jamin Makanan Aman dan Bergizi

Perkembangan usaha ini bahkan sempat membawa Mas Nur membuka dua cabang Baso Aci Mastyo di Gandul dan Pintu Air.

Namun, perubahan kondisi pasar selama pandemi membuat sebagian cabang tersebut akhirnya harus ditutup, sehingga kini Mas Nur memfokuskan operasional pada satu outlet utama, sambil tetap mengandalkan strategi penjualan digital. 

Dalam menjalankan usaha, Mas Nur dibantu oleh istri, adik, serta beberapa karyawan untuk mengelola operasional sehari-hari.

Selain keluarga, komunitas merchant Grab juga menjadi bagian penting dalam perjalanan usahanya.

Melalui Komunitas tersebut, para pelaku usaha sering berbagi pengalaman dan strategi untuk mengembangkan bisnis mereka.

Bagi Mas Nur, komunitas ini menjadi ruang belajar sekaligus ruang dukungan yang membantu para pelaku usaha bertahan dan bertumbuh bersama.

“Di komunitas ini kami sering saling membantu dan berbagi pengalaman. Ketika ada yang sedang mengalami kesulitan, biasanya teman-teman lain ikut memberikan dukungan. Saya merasa usaha ini tidak akan bisa berkembang sejauh ini tanpa dukungan komunitas,” jelasnya.

BACA JUGA:ISACA dan Grab-Ovo Kolaborasi Gelar GRACS IPSS 2025, Perkuat Tata Kelola AI

Sejalan dengan perjalanan usahanya, bagi Mas Nur, prinsip yang selalu ia pegang dalam berusaha yaitu amanah dan kejujuran.

Menurutnya, dalam bisnis online, pelanggan memang tidak melihat langsung bagaimana makanan dibuat, tetapi integritas tetap menjadi hal utama.

Bagi Mas Nur, perjalanan membangun Baso Aci Mastyo juga mengajarkannya bahwa untuk bisa “naik kelas”, seseorang harus berani mengambil keputusan dan tidak takut mencoba hal baru.

BACA JUGA:Gojek dan Grab Sampaikan Belasungkawa atas Tragedi Affan Kurniawan

Menurutnya, dalam menjalankan usaha selalu ada risiko, namun yang terpenting adalah keberanian untuk memulai dan terus mencari peluang.

Kategori :