Ini Dia 5 Strategi Pertamina 2026 Hadapi Gejolak Energi Dunia

Sabtu 11-04-2026,18:54 WIB
Reporter : Nungki Kartika Sari
Editor : M. Ichsan

JAKARTA, DISWAY.ID-- Meningkatnya ketegangan geopolitik global yang berdampak pada sektor energi, PT Pertamina (Persero) menegaskan komitmennya untuk menjaga kinerja bisnis sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional. 

Hal ini diwujudkan melalui lima langkah strategis yang tertuang dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2026.

BACA JUGA:2.730 Personel Gabungan Amankan Laga Persija vs Persebaya di GBK Malam Ini, Polisi Imbau Suporter Tertib

Direktur Utama Simon Aloysius Mantiri mengungkap, tahun lalu Pertamina sebagai tulang punggung penyedia energi nasional. 

“Namun di tengah semua itu, Pertamina tetap berdiri kokoh menjadi garda terdepan penopang kehidupan masyarakat. Ini menegaskan bahwa Pertamina bukan hanya entitas bisnis, tetapi juga bagian dari solusi bagi bangsa Indonesia,” ujarnya.

Menurut Simon, RKAP 2026 disusun dengan mempertimbangkan dinamika global yang kian kompleks. 

BACA JUGA:KPK Amankan 16 Orang dalam OTT di Jatim, Termasuk Bupati Tulungagung

Konflik di kawasan Timur Tengah serta tekanan di jalur strategis seperti Selat Hormuz telah memicu volatilitas pasokan dan harga energi dunia, sehingga membutuhkan respons yang adaptif dan terukur.

Hingga Pertamina menetapkan lima strategi utama. Pertama, menjaga disiplin biaya secara ketat di seluruh lini operasi guna meningkatkan efisiensi. 

Kedua, memastikan operasional perusahaan semakin andal dan optimal. Ketiga, menjalankan investasi secara selektif dengan fokus pada proyek-proyek strategis yang memiliki nilai tambah tinggi. 

Keempat, membangun organisasi yang lebih lincah agar mampu merespons perubahan dengan cepat. Kelima, terus mendorong inovasi sebagai kunci menghadapi dinamika bisnis energi yang terus berkembang.

BACA JUGA:Jadwal Bioskop Trans TV Malam ini 11 April 2026 Lengkap Sinopsisnya, Ada Film Mortal Kombat!

Simon menambahkan, situasi global yang penuh tantangan juga membuka peluang bagi Pertamina untuk meningkatkan kinerja, salah satunya melalui optimalisasi utilisasi kilang dan efisiensi operasional. 

Upaya ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan volume penjualan produk energi berkualitas.

“Di tengah gejolak global yang semakin kompleks, peran Pertamina sebagai Soko Guru Energi atau penopang ketahanan energi nasional menjadi semakin penting. Eksistensi Pertamina di tahun 2026 bukan hanya tentang pertumbuhan. Ini tentang ketahanan, keandalan, dan kedaulatan energi nasional, karena itu Pertamina tidak bisa bekerja biasa-biasa saja,” tegasnya.

Kategori :