Perdebatan soal posisi transmisi saat berhenti di lampu merah atau macet masih sering terjadi.
Pada mobil modern, posisi D atau N sebenarnya tidak memberikan perbedaan signifikan jika berhenti dalam waktu singkat.
Akan tetapi jika berhenti lebih lama (misalnya lebih dari satu menit), sebaiknya pindahkan ke posisi N.
Hal ini bertujuan untuk mengurangi beban kerja komponen di dalam transmisi yang tetap berputar saat posisi D.
5. Perhatikan Kondisi Aki dan Sistem Kelistrikan
Banyak yang tidak menyadari bahwa performa transmisi otomatis juga dipengaruhi oleh sistem kelistrikan mobil.
Aki yang lemah atau koneksi yang tidak optimal dapat mengganggu kerja sensor dan sistem kontrol transmisi. Pastikan:
- Kondisi aki dalam keadaan prima
- Terminal aki terpasang dengan baik
- Sistem grounding berfungsi optimal
Kelistrikan yang stabil akan membantu transmisi bekerja lebih presisi.
BACA JUGA:7 Tips Lancar Ujian UTBK 2026, Tetap Jaga Kesehatan Fisik dan Mental
6. Hindari Gaya Berkendara Kasar
Penggunaan mobil secara agresif, seperti akselerasi mendadak atau sering “bejek gas”, dapat mempercepat keausan komponen transmisi, terutama pada CVT dan DCT.
Gunakan kendaraan secara halus dan bertahap untuk menjaga umur pakai komponen.