Pertamax Green: Rp12.900 per liter
BACA JUGA:Perbandingan Subsidi BBM Indonesia vs Malaysia, Sofyano Zakaria Soroti Ketepatan Sasaran
Pertamax: Rp12.300 per liter
Kenaikan harga yang paling besar terlihat pada jenis diesel, seperti Pertamina Dex dan Dexlite.
Sementara itu, harga bensin relatif lebih stabil.
Meskipun harga BBM non-subsidi naik, pemerintah memutuskan untuk tetap mempertahankan harga BBM subsidi.
Harga Pertalite masih tetap di Rp10.000 per liter, sedangkan harga Solar subsidi tetap di Rp6.800 per liter.
BACA JUGA:Penyesuaian Harga BBM di Ujung Risiko, Pakar Soroti Ancaman Inflasi
Keputusan ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat dan mengurangi dampak inflasi, terutama bagi mereka yang menggunakan kendaraan sehari-hari.
Saat ini, Pertamina juga menghadapi masalah logistik karena situasi politik global.
Dua kapal yang digunakan untuk mengangkut BBM, yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro, masih tertahan di Selat Hormuz.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi untuk memastikan keselamatan awak kapal dan kelancaran distribusi energi.
Koordinasi juga dilakukan bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia untuk membuka komunikasi dengan pihak Iran.
BACA JUGA:Purbaya Sebut Pertamina Tanggung Subsidi BBM Sementara, Pemerintah Bayar Kompensasi 70 Persen
Kabar terbaru menyebutkan bahwa Selat Hormuz telah dibuka kembali, sehingga diharapkan kedua kapal tersebut dapat segera melanjutkan perjalanan kembali ke Indonesia.
Kenaikan harga BBM non-subsidi ini diperkirakan akan berdampak pada biaya transportasi dan logistik.