Harga BBM Nonsubsidi Naik, Gimana Imbasnya ke Harga Telur? Segini di Pasar Minggu

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Gimana Imbasnya ke Harga Telur? Segini di Pasar Minggu

- Di tengah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi sejak 18 April 2026 kemarin, harga telur di Pasar Minggu masih terpantau relatif stabil.--Fajar Ilman

JAKARTA, DISWAY.ID - Di tengah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi sejak 18 April 2026 kemarin, harga telur di Pasar Minggu masih terpantau relatif stabil.

Berdasarkan pantauan, harga berbagai jenis telur tidak mengalami kenaikan harga. Bahkan beberapa mengalami penurunan harga. 

Telur ayam negeri, misalnya, saat ini berada di kisaran Rp29.000 per kilogram dalam beberapa minggu terakhir, yang sebelumnya sempat menyentuh harga Rp32.000 per kilo.

BACA JUGA:Intip Perbandingan Harga BBM Negara ASEAN April 2026, Siapa Paling Tertinggi?

Sementara itu, harga telur bebek tercatat sekitar Rp3.200 per butir.

Jika dibandingkan sebelumnya yang sempat menyentuh Rp38.000 per kilogram.

"Udah turun semingguan ini," kata pedagang telur saat ditemui, Minggu 19 April 2026.

BACA JUGA:Pemerintah Tahan Harga BBM Subsidi, BBM Non Subsidi Ikuti Kenaikan Minyak Dunia

Sementara itu, untuk telur puyuh, harga juga mengalami penurunan dari Rp45.000 menjadi Rp38.000 per kilogram.

Adapun telur ayam kampung masih dijual dengan harga stabil, yakni sekitar Rp3.000 per butir, tidak ada perubahan dalam beberapa waktu terakhir.

"Kalau telur ayam kampung stabil terus," ucapnya.

BACA JUGA:Untuk Kesekian Kalinya, Bahlil Pastikan Harga BBM Tak Naik

Sementara itu, untuk harga ayam potong berkisar antara Rp38.000 hingga Rp55.000 tergantung beratnya.

Adapun harga bawang putih berada di kisaran Rp45.000 per kilogram, sementara bawang merah dijual sekitar Rp43.000 per kilogram dan bawang bombay Rp40.000 per kilo.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: