Harga BBM Aman, Purbaya Klaim Inflasi RI Masih Terkendali

Senin 04-05-2026,21:30 WIB
Harga BBM Aman, Purbaya Klaim Inflasi RI Masih Terkendali

Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa klaim inflasi April 2026 aman-Foto: Fajar Ilman/Disway.id-

JAKARTA, DISWAY.ID - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim, inflasi per April 2026 masih berada dalam kondisi terkendali.

Hal itu berdasarkan angka inflasi menunjukkan tren positif dibanding sebelumnya. Yakni, 2,42 persen.

Menurutnya, faktor terkendalinya inflasi ini karena adanya kebijakan subsidi energi .

"Inflasi bagus kan hari ini, itu kan seperti saya bilang sebelumnya, yang sebelumnya tinggi karena ada faktor subsidi. Kembali ke 2,4 persen," katanya kepada wartawan, Senin, 4 Mei 2026.

BACA JUGA:Peran TNI Kendalikan Inflasi dan Stabilitas Nasional, Ini Penjelasan Tito Karnavian

Purbaya menjelaskan, kebijakan menjaga subsidi BBM dilakukan guna menjaga stabilitas harga. Namun, jika mengikuti harga minyak dunia daya beli tanpa adanya intervensi pemerintah, inflasi bisa meningkat.

"Jadi, inflasinya akan relatif terkendali. Tapi, kalau kita lepas harga minyak, harga BBM sesuai dengan harga minyak dunia, pasti harga minyaknya, inflasinya naik tinggi, daya beli akan tergerus, efek minyak akan menambah secara signifikan," jelasnya.

"Itulah alasan kenapa kita menahan sebagian subsidi BBM," sambungnya.

BACA JUGA:Shrinkflation Mengintai, Kenaikan Harga Plastik Picu Inflasi Tersembunyi yang Gerus Daya Beli

Meski demikian, bendahara negara ini menerangkan jika kebijakan subsidi BBM bukan tanpa perhitungan, tapi berdasarkan analisis yang tepat untuk menjaga harga yang stabil.

"Jadi itu ada hitungannya, bukan saya soal jago, banyak duit bagi-bagi bukan, itu ada hitungannya," ungkapnya.

BACA JUGA:Shrinkflation Mengintai, Kenaikan Harga Plastik Picu Inflasi Tersembunyi yang Gerus Daya Beli

Perlu diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan Secara tahunan, inflasi April 2026 mencapai 2,42 persen.

IHK naik dari 108,47 pada April 2025 menjadi 111,09 pada April 2026.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: