Oh... Ibu pertiwi...
Nama mu selalu dihati
Abadi tak kan terganti...
Ibu... Kartini... Ibu pertiwi
17. Wanita Berkebaya (Oleh: Alfaro Mohammad Recoba)
Dua puluh satu April Tahun 1879 ia dilahirkan.
Bocah kecil bermata bulat berbinar memancarkan
Cahaya cemerlang, seolah menatap masa depan yang
Penuh dengan tantangan. Trinil, si ayah beri ia julukan
Ia datang mempelopori kesetaraan derajat
Menumpas ketidakadilan mengenai adat
Dengan pemikiran cerdas penuh inisiatif
Dia akhirnya menjadi wanita inspiratif
Wanita berkebaya, Raden Ajeng Kartini namanya
Sang sosok pahlawan emansipasi wanita Indonesia
Habis gelap terbit terang, inspirasi dari suratnya