Balap Harley-Davidson Mendunia di MotoGP, Bos Hogers Indonesia Bakal Bikin Kejurnas Bagger?

Rabu 22-04-2026,08:41 WIB
Reporter : M. Ichsan
Editor : M. Ichsan

JAKARTA, DISWAY.ID-- Hadirnya kelas Bagger World Cup di ajang MotoGP mencuri perhatian pecinta balap di Indonesia, khususnya para pengguna Harley-Davidson.

Balapan Bagger World Cup ini cukup unik, karena motor yang dipakai merupakan motor tipe touring dari Harley-Davidson dan Indian yang dimodifikasi untuk bisa menikung di sirkuit.

BACA JUGA:Demo di Kaltim Memanas, Massa Desak Gubernur Rudy Mas’ud Mundur dan Hentikan KKN

Selain itu juga tim asal Indonesia turut berpartisipasi di Bagger World Cup melalui Niti Racing dengan salah satu pembalapnya Dimas Ekky Pratama.

Menanggapi pencapaian ini, Yudi Djaja selaku Direktur Hogers Indonesia, salah satu komunitas pengguna Harley-Davidson terbesar dan paling berpengaruh di Indonesia menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya.

"Kami dari Hogers Indonesia sangat bangga dan mengapresiasi keberanian serta dedikasi tim Indonesia yang berhasil menembus Bagger World Cup,” ujar Yudi Djaja, Minggu 20 April  2026.

BACA JUGA:Tren Perawatan Gigi Masyarakat Urban, Tak Hanya Klinis tapi Utamakan Estetika

Menurutnya, ini adalah salah satu kejuaraan balap motor Harley-Davidson paling bergengsi secara global.

"Melihat ada kita (Indonesia) di ekosistem MotoGP melalui kelas Bagger adalah sebuah kehormatan bagi seluruh pecinta otomotif di Indonesia,” tambahnya.

Yudi juga mengatakan, langkah tersebut merupakan sebuah lompatan besar bagi industri roda dua tanah air. 

BACA JUGA:Cara Nonton Film Subtitle Indonesia dengan Aman: Selain IDLIX, Ini Pilihan Resminya

Oleh karena itu, Ia mengaku mulai serius mempertimbangkan untuk membawa Hogers Indonesia ke level yang lebih kompetitif dengan membentuk tim balap sendiri yang khusus dipersiapkan untuk berlaga di Bagger World Cup di masa mendatang.

“Melihat mereka beraksi di lintasan internasional, jujur saja muncul semacam benih semangat dalam diri saya. Sebagai wadah komunitas Harley-Davidson yang memiliki basis anggota sangat besar, saya merasa seolah terpanggil,” ungkapnya Yudi.

“Ada pemikiran seperti ‘Masa kita gak bisa sih, kayaknya kita bisa untuk ikut kesana (sebagai kontestan). Apalagi, kita memiliki sumber daya dan antusiasme yang sangat besar untuk bisa membentuk tim balap yang kompetitif,” tutur Yudi.

BACA JUGA:Gary Cahill Kritik Keras Chelsea Usai Dibantai Brighton: Para Pemain Kecewakan Pelatih!

Kategori :