BACA JUGA:Cerita-cerita Korban Premanisme di Jakarta, Penghambat Hajat Orang
Pramono mengatakan dirinya sudah melihat video pemalakan sopir bajaj dan tukang bakso Malang yang viral tersebut.
Pramono pun telah memerintahkan Satpol PP dan Dinas terkait untuk memberikan tindakan tegas terhadap para pelaku.
"Saya sudah melihat videonya dan saya sudah meminta kepada Satpol PP, kepada Kepala Dinas untuk mengambil tindakan tegas terhadap hal itu, tidak ada kompromi lagi," tegas Pramono di Jakarta Timur belum lama ini.
Pramono menegaskan dirinya tidak akan ragu memberantas aksi premanisme di Jakarta khususnya di kawasan Pasar Tanah Abang.
Hal ini sebagai upaya Pemprov DKI menghadirkan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat Jakarta. "Jadi premanisme di Jakarta, saya sebagai gubernur, saya tidak ragu-ragu untuk itu," pungkasnya.
Efektivitas Kepolisian "Jaga Jakarta"
Sekarang pertanyaannya adalah, sejauh mana efektivitas program "Jaga Jakarta" yang diusung oleh Polda Metro Jaya?
Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri punya pesan penting dan tegas bahwa Jakarta harus aman.
Kepolisian lantas menggandeng organisasi-organisasi masyarakat (ormas), relawan hingga komunitas tokoh masyarakat terlibat dalam pengamanan dan ketertiban setiap wilayah di Jakarta.
Ada lima wilayah yang tentu saja tidak mudah. Tidak hanya sekadar sosialisasi saja yang digaungkan. Namun masyarakat butuh respons cepat aparat penegak hukum.
Kasus di Tanah Abang dan Kebon Sirih, seharusnya cukup menjadi acuan bagi kepolisian. Siapapun pelakunya, tidak peduli itu siapa, ketika meresahkan warga langsung ditindak.
BACA JUGA:Shrinkflation Mengintai, Kenaikan Harga Plastik Picu Inflasi Tersembunyi yang Gerus Daya Beli
Setidaknya Polda Metro Jaya meminta kepada 5.000 ormas punya komitmen yang kuat. Saling menjaga. Jika ada oknum yang tersandung kasus, langsung diamankan. Beri efek jera!
Irjen Asep menyebut sinergi antara polisi dan masyarakat adalah kunci utama dari "Jaga Jakarta".
"Kita berada dalam satu barisan yang solid. Menjaga Jakarta tetap aman," tegas jenderal bintang dua itu.
Ada beberapa yang diharapkan kepolisian dari seluruh Ormas di Jakarta. Yakni mampu membantu pengamanan berbagai kegiatan, penengah konflik sosial, hingga selalu tersedia dalam situasi darurat.