Thomas Cup 2026: Indonesia Hancur Lebur, Haruskah Fadil Imran Mundur?

Rabu 29-04-2026,18:32 WIB
Reporter : Fandi Permana
Editor : Fandi Permana

Perpaduan antara ketegasan seorang jenderal polisi dan insting analitis seorang administrator olahraga inilah yang diharapkan menjadi tumpuan harapan baru. Di pundak pria kelahiran Makassar inilah jutaan pencinta bulu tangkis Tanah Air menitipkan asa.

Kini, publik menanti tangan dinginnya untuk meracik ulang kekuatan armada Cipayung, menyapu bersih kelemahan struktural, dan memastikan bahwa tragedi kegagalan seperti di fase grup Piala Thomas 2026 hanyalah sebuah catatan kelam yang tidak akan pernah terulang di masa depan, walaupun juga tidak akan terlupakan. (*)

Berikut Rekam Jejak Mohammad Fadil Imran:

Karier Polri

2013: Kapolres Metro Jakarta Barat

2015: Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri

2016: Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya

2016: Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Wadirtipideksus) Bareskrim Polri

2017: Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri

2018: Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri

2019: Staf Ahli Sosial Budaya (Sahlisosbud) Kapolri

Mei 2020: Kapolda Jawa Timur

November 2020 – Maret 2023: Kapolda Metro Jaya

Maret 2023 – sekarang: Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri

Karier di Organisasi Olahraga (PBSI)

2020–2024: Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pimpinan Pusat (PP) PBSI

Kategori :