Dengan sistem yang terbuka, pemantauan layanan jemaah mulai dari pemberangkatan hingga di Tanah Suci menjadi lebih responsif.
BACA JUGA:Gelombang II Mulai 7 Mei, Jemaah Wajib Berihram Sejak dari Embarkasi
Kemenhaj mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan dashboard ini sebagai sumber informasi resmi penyelenggaraan ibadah haji 2026.
Melalui transparansi ini, diharapkan kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan haji semakin meningkat dan layanan semakin berorientasi pada perlindungan jemaah.