BMKG Perkuat Kesiapsiagaan Warga Karanganyar Hadapi Gempa Lewat Sekolah Lapang 2026

Sabtu 26-09-2026,12:11 WIB
Reporter: Syifa Lulu |
BMKG Perkuat Kesiapsiagaan Warga Karanganyar Hadapi Gempa Lewat Sekolah Lapang 2026

BMKG gelar Sekolah Lapang Gempa di Karanganyar untuk memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi bencana.--

KARANGANYAR, DISWAY.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi gempa bumi melalui Sekolah Lapang Gempa Bumi (SLG) 2026 di Kabupaten Karanganyar.

Kegiatan yang digelar BMKG melalui Stasiun Geofisika Kelas I Sleman tersebut berlangsung di Aula Kecamatan Jatiyoso, Karanganyar, Jumat, 25 September 2026.

Mengusung tema "Pahami Potensi dan Aksi Cepat Hadapi Gempabumi Menuju Indonesia Emas 2045", kegiatan ini menjadi sarana edukasi sekaligus latihan bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk memahami risiko gempa serta menentukan langkah cepat ketika bencana terjadi.

BACA JUGA:Hujan Lebat Guyur Solok, BMKG Ungkap Peringatan Dini Sebelum Banjir Bandang

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan gempa bumi hingga saat ini belum dapat diprediksi. Namun, kesiapsiagaan masyarakat dapat dibangun dan dilatih sejak dini.

"Gempa bumi belum dapat diprediksi, tetapi kesiapsiagaan dapat kita bangun dan latih sejak dini," ujar Faisal.

Menurutnya, program SLG juga sejalan dengan inisiatif global Early Warning, Early Action, dan Early Warning for All. 

BMKG berharap pengetahuan serta keterampilan mitigasi yang diperoleh peserta dapat diteruskan kepada keluarga dan masyarakat di lingkungan masing-masing.

Karanganyar Didorong Lebih Siaga

Anggota Komisi V DPR RI Hamid Noor Yasin turut mendukung kegiatan tersebut. Ia menilai posisi geografis Karanganyar yang berdekatan dengan sesar aktif daratan dan zona subduksi selatan Jawa membuat kesiapsiagaan perlu dibangun secara proaktif.

"Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan langkah konkret untuk membangun kesadaran kolektif dan memastikan setiap warga memiliki refleks yang benar saat bencana datang," kata Hamid.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karanganyar Sugiharjo yang hadir mewakili Bupati Karanganyar mengapresiasi kolaborasi bersama BMKG. 

BACA JUGA:El Nino Sangat Kuat Picu Musim Hujan 2026/2027 Datang Terlambat, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak

Ia menekankan pentingnya membangun Komunitas Siaga Bencana dari tingkat desa hingga kabupaten.

Sebanyak 53 peserta mengikuti SLG Karanganyar 2026. Mereka berasal dari BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Diskominfo, Dinas Pendidikan, satuan pendidikan, relawan kebencanaan, tokoh masyarakat, hingga media massa.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait