"Hal tersebut juga sudah diklarifikasi dari manajemen Rumah Sakit Sumber Waras Jakarta Barat, tidak ada nama AWS selama satu bulan terakhir," paparnya.
Pihaknya tetap memberikan pendampingan psikologis kepada AWS sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi yang bersangkutan.
"Polda Metro Jaya tidak pernah membatasi masyarakat bermain media sosial. Tetapi apabila memberikan informasi yang tidak benar dan menyesatkan, kami akan mencoba mengklarifikasi tujuan dan motivasinya," tuturnya.
Pihaknya mengingatkan masyarakat agar memeriksa terlebih dahulu fakta dan kebenaran suatu peristiwa sebelum mengunggahnya ke media sosial.
BACA JUGA:Kolaborasi Polda Jambi dan PT Triputra Agro Dorong Produktivitas Jagung Petani Lokal
"Harap diperdalam dulu fakta dan peristiwa sebenarnya sehingga tidak menyesatkan kita semua," imbaunya.
Sebelumnya, viral di sosial media soal kabar model Ansy Jan De Vries yang diduga jadi korban begal.
Hal itu viral di sosial media Instagram dan diposting akun @wargajakbar.
Dimana, dalam postingan akun tersebut dituliskan model tersebut diduga dibegal di samping Tol Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
"Media sosial Threads dihebohkan dengan kabar seorang model profesional bernama Ansy Jan De Vries yang diduga menjadi korban pembegalan di kawasan samping Tol Kebon Jeruk, Jakarta Barat," tulis caption akun tersebut.
Korban disebut mengalami luka parah hingga dirawat di rumah sakit.