BACA JUGA:Rupiah Melemah, Daihatsu Belum Naikkan Harga Mobil
Burhanuddin mengatakan respons pasar terhadap kebijakan tersebut cukup baik. Rupiah perlahan kembali stabil dan inflasi dapat ditekan hingga kembali ke level sebelum krisis kenaikan BBM.
“Setelah tahu bahwa direspons positif, turun pelan-pelan, rupiah stabil, turun pelan-pelan, akhirnya tahun 2006 inflasi kita kembali ke tahun 2004,” jelasnya.
Ia menambahkan, inflasi yang sempat melonjak menjadi 17 persen pada 2005 akhirnya kembali ke kisaran 6 persen pada 2006.
"Jadi dia setelah tahu bahwa direspon positif, turun pelan-pelan, rupiah stabil, turun pelan-pelan, akhirnya tahun 2006 inflasi kita kembali ke tahun 2004. Dari 6% ke 6% lagi setelah tahun 2005-nya 17% karena kasus kenaikan harga BBM yang tinggi sekali," ungkapnya.