اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
Allahumma laka shumtu wa ‘alaa rizqika afthartu.
Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.” (HR Abu Dawud)
Doa ini sering dibaca umat Islam karena singkat dan mudah dihafal.
BACA JUGA:Menag Tinjau Arafah dan Mina, Pastikan Semua Fasilitas Siap Sambut Puncak Haji
2. Doa Buka Puasa Sesuai Sunnah Nabi
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insyaa Allah.
Artinya: “Telah hilang rasa haus, urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan insya Allah.” (HR Abu Dawud)
Dikutip dari buku Hisnul Muslim karya Sa’id bin Ali Al-Qahtani, doa ini termasuk doa berbuka puasa yang dibaca Rasulullah SAW setelah menyelesaikan puasanya.
3. Doa Buka Puasa Memohon Rahmat Allah
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
Allahummalaka shumtu wabika aamantu wa ‘alaa rizqika afthartu birahmatika yaa arhamar raahimiin.
Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu wahai Dzat Yang Maha Penyayang.”
BACA JUGA:Waspada Wukuf di Tengah Terik, Suhu Arafah Diprediksi Tembus 44 Derajat
Waktu Buka Puasa Arafah
Waktu berbuka puasa Arafah dimulai saat masuk waktu Maghrib atau ketika matahari terbenam pada tanggal 9 Dzulhijjah.
Ketika azan Maghrib berkumandang, umat Islam yang menjalankan puasa Arafah dianjurkan untuk segera membatalkan puasanya sesuai sunnah Rasulullah SAW.
Selain menyegerakan berbuka, umat Muslim juga dianjurkan membaca doa berbuka puasa dan mengawali dengan makanan atau minuman manis seperti kurma dan air putih.