Tak Hanya Leukemia, Ini 5 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Menurut Ahli
Dr. dr. Hikari Ambara Sjakti, Sp.A(K), Dokter Spesialis Anak Konsultan Hematologi Onkologi Anak RSCM dan Dr. dr. Mururul Aisyi, Sp.A Sub.Sp. H. O. (K), Dokter Spesialis Anak Konsultan Hematologi Onkologi Anak dari RS Kanker Dharmais--istimewa
JAKARTA, DISWAY.ID - Kanker pada anak sama seperti dewasa terdiri dari kanker padat dan kanker cair atau dalam darah.
Sejumlah kanker yang paling banyak diderita anak terdiri dari kanker padat dan kanker yang menyatu dalam darah.
Dikupas dalam The 6th Siloam Oncology Summit 2026 pada 22–24 Mei 2026 di Jakarta, MRCCC Siloam Semanggi sebagai rumah sakit rujukan kanker di Indonesia dan Asia Tenggara dalam menghadirkan layanan onkologi berstandar global, sekaligus memperkuat kolaborasi internasional melalui kehadiran pembicara dari berbagai negara dan kemitraan strategis dengan institusi dunia, termasuk The University of Texas MD Anderson Cancer Center (UT MD Anderson).
Chief Executive Officer Siloam International Hospitals, Caroline Riady, menyampaikan bahwa Siloam Oncology Summit merupakan bagian dari komitmen Siloam International Hospitals dalam memperkuat kualitas layanan kanker di Indonesia.
“Siloam International Hospitals percaya bahwa kualitas layanan kanker tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan fasilitas, tetapi juga oleh kesiapan dan kompetensi tenaga kesehatannya. Karena itu, kami berkomitmen memperkuat kapabilitas klinis melalui pembelajaran berkelanjutan, kolaborasi lintas disiplin, dan koneksi dengan komunitas medis global. Melalui Siloam Oncology Summit 2026, kami ingin berkontribusi dalam mendorong standar penanganan kanker yang lebih maju agar pasien di Indonesia dan Asia Tenggara dapat memperoleh layanan kanker berstandar internasional,” ujar Caroline Riady.
BACA JUGA:Siemens dan Siloam Perkuat Teknologi Baru, Deteksi Kanker Makin Akurat
Executive Director MRCCC Siloam Semanggi, dr. Edy Gunawan, MARS, menambahkan bahwa perkembangan ilmu onkologi, termasuk precision oncology, menuntut kesiapan tenaga kesehatan dalam memahami pendekatan terapi yang semakin personal, berbasis biomarker, dan didukung teknologi diagnostik yang terus berkembang.
“MRCCC Siloam Semanggi percaya bahwa pengembangan layanan kanker yang berkualitas membutuhkan pembelajaran berkelanjutan, adopsi teknologi, dan sinergi berbagai disiplin ilmu agar penanganan kanker di Indonesia dapat terus berkembang. Perkembangan terapi kanker modern tidak hanya berfokus pada peningkatan survival pasien, tetapi juga kualitas hidup melalui pendekatan terapi yang lebih personal dan minim efek samping,” ujarnya.
Selain menjadi wadah pertukaran ilmiah, The 6th Siloam Oncology Summit 2026 mempertegas komitmen MRCCC Siloam Semanggi dalam mendukung implementasi Rencana Kanker Nasional melalui penguatan kapabilitas tenaga kesehatan, pengembangan riset dan evidence klinis, serta kolaborasi multidisiplin lintas sektor.
BACA JUGA:PET-CT dan SPECT-CT Hadir di Mayapada Hospital, Buka Era Baru Deteksi Kanker Dini Lebih Akurat
Melalui inisiatif ini, MRCCC Siloam Semanggi terus mendorong transformasi layanan onkologi melalui inovasi teknologi, peningkatan kompetensi medis, dan kolaborasi strategis, sekaligus memperkuat kesiapan ekosistem onkologi nasional dalam menghadirkan layanan kanker yang lebih terintegrasi, berkualitas, dan berpusat pada pasien di masa depan.
Salah satu sesi Symposium di Siloam Oncology Summit 2026, yang berlangsung hari Minggu, 24 Mei 2026, mengambil tema Pediatric Cancer.
BACA JUGA:PET-CT dan SPECT-CT Hadir di Mayapada Hospital, Buka Era Baru Deteksi Kanker Dini Lebih Akurat
Jenis Kanker yang Diderita Anak
Dokter Spesialis Kedokteran Nuklir dari MRCCC Siloam Semanggi, dr. Rian Hidayatullah, SpKN-TM, Subsp.Ped(K), FANMB, menyebutkan bahwa kanker anak adalah penyebab kematian kedua terbesar setelah trauma pada anak-anak dan remaja.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: