MINA, DISWAY.ID-- Ribuan jemaah haji Indonesia telah secara bertahap meninggalkan Mina menuju Makkah.
Sabtu (30/5/2026) atau 13 Dzulhijjah 1447 H ini, tahap pergerakan bagi jemaah haji yang menjalani Nafar Tsani setelah menyelesaikan rangkaian lempar jumrah.
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia (PPIH) Arab Saudi menargetkan seluruh jemaah telah meninggalkan Mina paling lambat pukul 16.00 Waktu Arab Saudi (WAS).
BACA JUGA:Wamenhaj: Jangan Jadikan Jemaah Haji sebagai Komoditas, KBIHU Bermasalah Bisa Dicabut Izinnya
Pergerakan jemaah dilakukan menggunakan armada bus yang telah disiapkan sejak pagi hari di sekitar tenda-tenda jemaah.
Kasatops Armuzna, Laksamana Pertama Harun Arrasyid, memastikan proses kepulangan jemaah berjalan sesuai rencana.
“Seluruh skema transportasi dan pengaturan arus jemaah telah disiapkan agar pada pukul 16.00 Waktu Arab Saudi seluruh jemaah sudah bergeser dan meninggalkan Mina menuju hotel masing-masing di Makkah,” ujar Harun.
Petugas juga akan melakukan sweeping terakhir di tenda-tenda jemaah untuk memastikan tidak ada jemaah maupun barang bawaan yang tertinggal.
Kepulangan massal jemaah dari Mina menuju Makkah ini menandai berakhirnya fase Armuzna (Arafah-Muzdalifah-Mina).
Selanjutnya, jemaah akan melanjutkan rangkaian ibadah dengan melaksanakan tawaf ifadah dan sai di Masjidil Haram sebelum memasuki fase pemulangan ke Tanah Air.
Sebelumnya, pada Jumat (29/5/2026) atau 12 Dzulhijjah, sebanyak 137.565 jemaah atau sekitar 68 persen telah mengikuti fase Nafar Awal.
Kloter pertama yang diberangkatkan adalah Kloter JKB 11 Markaz 74 pada pukul 07.05 WAS, sementara kloter terakhir UPG 22 Markaz 50 pada pukul 16.30 WAS.
“Semua jemaah kami pastikan sudah berada di hotel masing-masing di Kota Makkah,” ungkap Harun Arrasyid usai penutupan operasi Nafar Awal, kemarin.
BACA JUGA:Mayoritas Jemaah Indonesia Pilih Nafar Awal, 132.568 Orang Tinggalkan Mina