Jakarta Percepat Program Rusunawa dan Bedah Rumah untuk Warga Berpenghasilan Rendah

Rabu 03-06-2026,10:11 WIB
Reporter : Cahyono
Editor : Tri Broto

Tersedia berbagai pilihan unit mulai dari tipe 18 meter persegi hingga 36 meter persegi yang disesuaikan dengan kebutuhan penghuni, baik lajang maupun keluarga.

Selain skema sewa, Pemprov DKI Jakarta juga menjalankan program Hunian Terjangkau Milik (HTM) yang memungkinkan masyarakat berpenghasilan rendah memiliki rumah dengan dukungan pembiayaan pemerintah.

BACA JUGA:Niat Mulia Nurul Direnggut Keadaan, Uang Tabungan untuk Cucu Ludes Terbakar

Melalui Fasilitas Pembiayaan Perolehan Rumah (FPPR), warga dengan penghasilan maksimal Rp14,8 juta per bulan dapat mengakses kredit hunian dengan bunga tetap sebesar 5 persen dan tenor hingga 20 tahun.

Kebijakan tersebut diharapkan membuka peluang kepemilikan rumah bagi kelompok masyarakat yang selama ini sulit menjangkau pembiayaan perumahan komersial.

Bagi sebagian warga yang telah menempati rusunawa, perubahan lingkungan tempat tinggal membawa dampak langsung terhadap kualitas hidup keluarga.

Fasilitas Nyaman Rusunawa

Guntur, salah satu warga yang direlokasi dari TPU Kebon Nanas, mengaku merasakan perbedaan signifikan setelah pindah ke Rusunawa Pulo Gebang.

BACA JUGA:Jalan di Lenteng Agung yang Amblas Rampung Diperbaiki, Rano: Petakan Titik Rawan!

Menurutnya, berbagai fasilitas yang tersedia membuat kehidupan sehari-hari menjadi lebih nyaman.

Rusunawa tersebut dilengkapi taman bermain anak, lintasan joging, masjid, lapangan olahraga, serta ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan penghuni untuk berinteraksi.

“Kami merasa lebih tenang. Anak-anak juga punya ruang bermain yang aman dan fasilitasnya jauh lebih lengkap,” katanya.

Pantauan disway.id di Rusunawa Puogebang, kompleks hunian vertikal tersebut menjadi salah satu contoh pengembangan kawasan permukiman dengan berbagai fasilitas pendukung.

Di sana tersedia ruang publik ramah anak, area perdagangan kebutuhan pokok, tempat ibadah, akses internet gratis melalui JakWifi, area parkir yang luas, hingga layanan bus antar jemput sekolah bagi anak penghuni.

BACA JUGA:Wagub Rano Pastikan Layanan Dasar Pengungsi Kebakaran Kemayoran Terpenuhi

Bangunan rusun juga dirancang ramah bagi penyandang disabilitas melalui penyediaan jalur landai dan lift yang memudahkan mobilitas penghuni plus sistem keamanan tersedia 24 jam.

Tags :
Kategori :

Terkait