Ketika Kejatuhan Dirayakan

Kamis 04-06-2026,12:45 WIB
Oleh: Mashudi

Ada yang mendukung.

Tapi tidak sedikit yang menyindir.

Mungkin karena sebagian orang merasa urusan di sini belum selesai.

BACA JUGA:Kurban dan Jalan Memulihkan Kemanusiaan

Menu masih diperdebatkan.

Kasus keracunan masih dibahas.

Dapur masih menjadi bahan keluhan.

Tiba-tiba pembicaraan sudah sampai Mekkah.

Saya tidak tahu.

Saya hanya membaca apa yang lalu-lalang di linimasa.

BACA JUGA:Dari Pasar Senen ke Pasar Modal

Tapi saya percaya satu hal.

Kemarahan publik biasanya tidak datang sekaligus.

Ia menumpuk.

Sedikit demi sedikit.

Dari satu berita.

Kategori :