Ketika Kejatuhan Dirayakan

Kamis 04-06-2026,12:45 WIB
Oleh: Mashudi

Seperti habis menonton pertandingan sepak bola. Tim kesayangannya menang pada menit-menit terakhir.

BACA JUGA:Pancasila dan Tanggung Jawab Moral Indonesia Bagi Perdamaian Dunia

Saya lalu mencoba mengingat-ingat.

Apa karena banyaknya foto menu Makan Bergizi Gratis yang beredar dan dianggap tidak sesuai harapan?

Apa karena kasus keracunan yang sempat muncul di sejumlah daerah?

Apa karena polemik pengadaan kaus kaki yang nilainya diberitakan mencapai miliaran rupiah?

Apa karena motor listrik untuk kepala dapur?

BACA JUGA:'Pilgrim’s Progress' Peziarah di Padang Arafah

Atau karena berbagai pengadaan lain yang sempat ramai diperbincangkan. Laptop. Peralatan dapur. Sampai perlengkapan zoom.

Entahlah.

Mungkin karena salah satunya.

Mungkin juga karena semuanya.

Lalu saya teringat satu hal lagi.

BACA JUGA:Kesehatan Mental Menjadi Pondasi Penting dalam Uncertainty Era

Belum lama sebelum dicopot, Dadan sempat menyampaikan gagasan membuka dapur Makan Bergizi Gratis di Mekkah untuk anak-anak sekolah warga Indonesia yang berada di sana.

Begitu pernyataan itu muncul, komentar bermunculan.

Kategori :