Harga RON 92 Naik, Stok BBM SPBU BP Masih Langka

Senin 15-06-2026,22:33 WIB
Reporter : Bianca Khairunnisa
Editor : M. Ichsan

JAKARTA, DISWAY.ID-- Hingga saat ini, kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) kini mulai turut menimpa sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) usai Pemerintah secara resmi menaikkan harga BBM non-subsidi berjenis RON 92 Pertamax dari harga sebelumnya yang berjumlah sebesar Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter pada (10/06) lalu.

Tidak hanya SPBU milik Pertamina saja. Kelangkaan ini pun juga turut melanda sejumlah SPBU swasta yang terletak di berbagai wilayah di Indonesia. 

BACA JUGA:Efisiensi MBG, BGN Pertimbangkan Kurangi 8 Juta Penerima

Salah satunya adalah PT Aneka Petroindo Raya, atau yang lebih dikenal sebagai BP AKR. Diketahui, BP pun juga turut menaikkan harga BBM non-subsidi RON 92 menjadi seharga Rp 16.670 per-liter.

Berdasarkan hasil pantauan Disway pada Senin (15/06) di SPBU swasta BP yang terletak di daerah Depok, Jawa Barat, jenis BBM BP 92 terpantau kosong.

Tidak hanya BBM berjenis RON 92 saja, kekosongan pun juga turut menimpa jenis BBM BP Ultimate, hingga menyisakan jenis BBM BP Ultimate Diesel.

BACA JUGA:Terlanjur Bayar, BGN Pastikan Motor Listrik Kepala SPPG Tetap Digunakan

Menurut Wisnu, salah seorang pegawai SPBU BP tersebut, kekosongan stok ini sendiri sudah terjadi sejak awal bulan Juni ini, atau tepat pada tanggal 1 Juni 2026 lalu.

Hingga saat ini, Wisnu menambahkan, pihak SPBU juga masih belum mendapat kabar mengenai adanya pengisian ulang stok BBM jenis RON 92 dan BP Ultimate tersebut.

"Udah kosong dari awal bulan, ini masih belum tau kapan dateng lagi (stok BBM)," ucap Wisnu kepada Disway.

Terkini, para pengunjung pun hanya mendatangi gerai waralaba kopi Tuku, yang terletak di SPBU BP tersebut.

Menurut salah seorang pegawai kopi Tuku, Riska, kini kebanyakan pengunjung hanya datang untuk memanfaatkan layanan bengkel dan mengisi angin saja.

BACA JUGA:Wamen Investasi Todotua Pasaribu Jadi Chef de Mission Kontingen Indonesia di Asian Games 2026

"Untuk sekarang pada ke Tuku semua. Paling yang dateng cuma truk, atau yang mau isi angin aja," ujar Riska.

Dinamika Geopolitik Global Turut Berkontribusi

Kategori :