JAKARTA, DISWAY.ID-- Ketua PBNU Bidang Pendidikan, Hukum dan Media Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan sejumlah nama yang bakal maju menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjelang Muktamar NU.
Salah satu nama yang bakal maju yaitu Menteri Agama Nasaruddin Umar.
BACA JUGA:Menlu Sugiono Kenang Sheikh Hamad sebagai Pemimpin Visioner
"Ya saya kira sudah banyak nama-nama. Di antaranya ada Kiai Zulfa Mustofa, ada Gus Yusuf Chudlori, ada Gus Salam Shohib, ada juga Gus Kikin Ketua PWNU Jawa Timur, dan ada juga Prof Nasaruddin Umar. Itulah yang disebut-sebut, termasuk tentu Gus Yahya," kata Gus Ipul kepada wartawan, Rabu, 15 Juli 2026.
Menanggapi aturan yang melarang rangkap jabatan bagi calon Ketua Umum PBNU, termasuk jika Menteri Agama Nasaruddin Umar maju dalam pencalonan, Gus Ipul mengatakan ketentuan tersebut masih bergantung pada keputusan para peserta Muktamar.
BACA JUGA:Diam-diam Hubungi Tokoh Pergerakan, Febrie Adriansyah Disebut Akan Tempuh Praperadilan
Ia menjelaskan, aturan yang berlaku saat ini merupakan hasil kesepakatan Muktamar NU di Lampung lima tahun lalu.
Namun, para muktamirin memiliki kewenangan untuk mempertahankan, mengubah, maupun menentukan kapan aturan tersebut diberlakukan.
"Nah itu tergantung muktamirin. Ketentuannya sudah ada. Apakah ketentuan itu akan diubah atau diteruskan, itu semua tergantung muktamirin.
Kemudian ketentuan itu akan diterapkan pada muktamar ini atau pada muktamar yang akan datang, itu semua tentu tergantung muktamirin," ujarnya.
BACA JUGA:MUF Bersama Bank Mandiri Hadirkan Mandiri Auto Deals 2026 di Jakarta, Perluas Akses Pembiayaan EV
Meski demikian, Gus Ipul menegaskan Nahdlatul Ulama memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh kader yang memenuhi syarat untuk memimpin organisasi ke depan.
"Nah ke depan seperti apa ya kita belum tahu persis tetapi Jam'iyah Nahdlatul Ulama memberikan kesempatan kepada siapapun untuk bisa memimpin NU di masa yang akan datang," imbuhnya.