BACA JUGA:Sudaryono Diam-Diam Sidak SPPG di Bogor, Dapur MBG 'Nakal' Bakal Ditutup
Dalam sesi bertajuk "Menciptakan Ruang Belajar yang Atraktif dan Interaktif melalui Teknologi Visual Terkini dalam Mendukung Digitalisasi Pendidikan", Epson membagikan berbagai praktik terbaik dalam merancang ruang kelas digital, mulai dari penataan ruang, pemanfaatan media pembelajaran interaktif, hingga pemilihan teknologi visual yang mampu mendukung proses belajar mengajar secara optimal.
Tidak hanya berbagi wawasan, Epson juga menghadirkan demonstrasi langsung berbagai solusi Smart Classroom yang dipandu oleh Hesti Astina, Product Marketing Manager Visual Instrument PT Epson Indonesia.
Melalui simulasi tersebut, para peserta dapat melihat secara langsung bagaimana teknologi visual dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari untuk meningkatkan keterlibatan siswa sekaligus memudahkan guru dalam menyampaikan materi.
BACA JUGA:Prabowo Sebut Masih Ada 'Londo Ireng' Berkedok Wartawan, LSM dan Pengamat
Pada kesempatan yang sama, Oki Pambudi, S.Pd., M.Pd., Fungsional PTP Balai Tekkomdik Disdikpora DIY, turut memaparkan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan.
Sesi ini memberikan wawasan mengenai pentingnya penggunaan AI secara bijak, aman, dan bertanggung jawab guna mendukung proses pembelajaran tanpa mengesampingkan peran guru sebagai fasilitator utama.
Dalam seminar ini, Epson memperkenalkan berbagai solusi pendidikan yang dirancang untuk mendukung kebutuhan sekolah, antara lain:
• Proyektor 3LCD seri EB-E600 dan EB-X600 dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 53%, yang dirancang khusus untuk mendukung kebutuhan pendidikan di Indonesia.
• Proyektor EB-W56S Short Throw, yang mampu menghasilkan tampilan besar meski dipasang pada jarak dekat.
• Proyektor interaktif laser EB-770Fi dengan fitur sentuh menggunakan pena digital maupun jari, serta sumber cahaya laser hingga 20.000 jam penggunaan.
BACA JUGA:Resmi! Kuntadi Jadi Jampidsus Baru Pengganti Febrie Adriansyah, Dilantik Jaksa Agung
• Printer EcoTank A4 dan A3 untuk mendukung kebutuhan administrasi dan pencetakan dokumen sekolah.
• Scanner dokumen seri ES-C330, ES-C320W, dan ES-C380W sebagai solusi digitalisasi arsip sekolah.
• Proyektor laser EB-PU2220B dengan tingkat kecerahan 20.000 lumen untuk kebutuhan auditorium maupun ruang pertemuan berkapasitas besar.
Melalui kolaborasi bersama Balai Tekkomdik DIY, Epson berharap semakin banyak institusi pendidikan yang mampu mengadopsi teknologi pembelajaran secara optimal sesuai kebutuhan masing-masing.