Koster Pastikan Event Silent Disco Run Canggu Bebas dari Aksi Rasisme

Rabu 29-07-2026,15:27 WIB
Reporter : Rivansky Pangau
Editor : M. Ichsan

BALI, DISWAY.ID – Gubernur Bali, Wayan Koster membantah adanya tindakan rasisme, dalam kegiatan Silent Disco Run di Desa Canggu, Kabupaten Badung.

Koster menyebut informasi yang beredar tidak sesuai dengan laporan yang diterimanya.

BACA JUGA:Kabel Udara Dipindah ke Bawah Tanah, Wajah Kabupaten Tangerang 2027 Bakal Lebih Rapi

Ia memastikan adanya warga negara Indonesia (WNI) ikut terlibat dalam kegiatan yang belakangan viral, dikarenakan isu kontroversial dugaan larangan bagi WNI mengikuti event lari tersebut.

“Yang Silent Disco saya dapat laporan itu ternyata tidak seperti yang diberitakan. Orang Indonesianya ada (peserta Silent Disco Run, red). Jadi tidak benar itu rasis,” tukasnya.

Koster juga menegaskan kegiatan lari komunitas tetap diperbolehkan di Bali. 

BACA JUGA:Bakom RI: Digitalisasi Perlinsos Terobosan Penting untuk Bansos yang Adil dan Transparan

Aktivitas tersebut tidak perlu dikhawatirkan selama tidak mengganggu masyarakat dan lingkungan sekitar.

“Kan lari biasa saja boleh. Tidak ada hal yang perlu dirisaukan sepanjang tidak menggangu,” katanya.

Menurut Koster, kegiatan lari yang dilakukan pada pagi hari tidak menimbulkan persoalan. 

Ia menilai aktivitas olahraga tersebut masih berlangsung secara wajar.

“Ini kan dilakukan pagi hari, kan tidak ada masalah. Biasa aja,” ucapnya.

BACA JUGA:Geely Resmi Luncurkan Coolray di GIIAS 2026, Harga Mulai Rp 333 Juta

Diketahui, sebelumnya Gubernur Koster memimpin rapat koordinasi bersama unsur keamanan dan penegak hukum di Bali. 

Pertemuan itu diklaim membahas keamanan serta persoalan keimigrasian secara rutin.

Kategori :