Pengakuan Mirwan Suwarso Bongkar Penyebab Pemain Indonesia Sulit Gabung Como 1907

Rabu 05-08-2026,05:30 WIB
Reporter : Subroto Dwi Nugroho
Editor : Subroto Dwi Nugroho

BACA JUGA:Strategi Jenius Mirwan Suwarso, Como 1907 Milik Grup Djarum Melesat dari Serie D ke Liga Champions

“Setelah seluruh proses selesai, barulah pelatih menentukan siapa pemain yang akan direkrut,” tandasnya.

Pendekatan ini membuat Como mampu menemukan banyak pemain muda berbakat dengan harga yang relatif lebih murah namun memiliki potensi besar.



Como Menggunakan Sistem Data Layaknya Moneyball

Kesuksesan Como bukan terjadi secara kebetulan.

Mirwan mengungkapkan bahwa klub menggunakan filosofi Moneyball, yaitu pendekatan yang mengutamakan analisis data dibanding sekadar intuisi.


BACA JUGA:Jersey Baru Como 1907 Bikin Eropa Terpukau, Mirwan Suwarso Sukses Curi Hati Warga Italia Jelang Liga Champions

Mirwan Suwarso menambahkan, Como bahkan belajar dari berbagai klub besar seperti Brighton, Liverpool serta berdiskusi dengan Billy Beane, sosok yang menginspirasi film Moneyball.

Kini sistem analisis yang mereka bangun bahkan sudah digunakan oleh sejumlah klub peserta Liga Champions.



Selain kuota pemain asing, Mirwan juga menjelaskan alasan mengapa Como sering membeli pemain dari luar Italia.

Menurutnya, sistem transfer di Italia berbeda dengan negara lain.

"Jika membeli pemain dari klub Italia, Como harus membayar biaya transfer secara penuh di awal," ujarnya.

BACA JUGA:Bambang Hartono Meninggal Dunia, Sosok di Balik Kesuksesan Como 1907 Promosi ke Serie A

Sementara jika membeli pemain dari luar negeri, pembayaran dapat dicicil hingga lima sampai tujuh tahun.

Dari sisi keuangan dan arus kas, tentu opsi kedua jauh lebih menguntungkan bagi klub yang sedang berkembang.



Akademi Como Justru Mulai Melahirkan Talenta Italia

Kategori :