Muncul Isu Liar Pratikno Sakit dan Mundur: Saya di Bromo Tangani Kebakaran
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno buka suara usai diisukan sakit dan mengundurkan diri. --Dok Pribadi
JAKARTA, DISWAY.ID - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno buka suara usai diisukan sakit dan mengundurkan diri.
Ia membantah isu liar yang muncul dan mengabarkan dirinya sedang sakit.
Pratikno menjelaskan dirinya sedang di Bromo menangani kebakaran.
"Enggak, saya lagi di Bromo karena kan ada kebakaran. Jadi tadi pagi-pagi saya jam berapa tadi ya? Jam 6.30 WIB berangkat ke Malang, terus kemudian ke Bromo. Kita rapat koordinasi untuk percepatan pemadaman kebakaran di Bromo," kata Pratikno saat dikonfirmasi, Selasa, 11 Agustus 2026.
BACA JUGA:Mensesneg Bantah Kabar Menko PMK Pratikno Mundur: Sakit Aja Enggak
Pratikno mengatakan ada 36 titik kebakaran di Bromo. Saat ini, masih ada 2 titik yang kebakaran.
Terkait hal ini, Pratikno mengatakan pihaknya bekerja sama dengan BNPB menggunakan water bombing.
"Jadi memang ada 36 titik kebakaran ya, paling puncaknya yang lalu. Ini tadi masih ada dua titik, titik apa, titik kebakaran, titik api. Ada dua titik api, makanya kita tetap pertahankan untuk bantuan dari BNPB untuk water bombing ya," imbuhnya.
BACA JUGA:Pratikno: Sejumlah Wilayah di Sumatera Masih Memprihatinkan Pascabanjir, Tapi Perkembangannya Baik
"Terus kita juga antisipasi jangan sampai merembet lagi. Terus kita tadi juga dengan Pangdam untuk antisipasi di rawan-rawan kebakaran yang lain gitu. Lumayan tadi kita ke Bromo blusukan, lumayan naik Hartop juga sampai ke lokasi titik anu dekat kebakaran," sambungnya.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah jika Pratikno dalam keadaan sakit.
Pras mengaku belum mendengar kabar itu. Pras justru bertanya darimana isu itu berhembus.
BACA JUGA:Pratikno Sebut Listrik dan Jaringan Komunikasi Pascabanjir di Sumatera Berangsur Normal
"Apa lagi itu? Kata siapa lagi itu? Saya belum dengar, saya belum dengar," kata Pras di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2026.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: