Pengakuan Mirwan Suwarso Bongkar Penyebab Pemain Indonesia Sulit Gabung Como 1907

Rabu 05-08-2026,05:30 WIB
Pengakuan Mirwan Suwarso Bongkar Penyebab Pemain Indonesia Sulit Gabung Como 1907

Mirwan Suwarso menegaskan bahwa Como 1907 tidak memilih pemain berdasarkan asal negara dalam merekrut pemain-Tangkapan Layar Instagram@msuwarso-

JAKARTA, DISWAY.ID - Banyak pecinta sepak bola Indonesia bertanya-tanya mengapa Como 1907, klub Serie A yang dimiliki Hartono bersaudara pemilik Grup Djarum melalui perusahaan akuisisi SENT Entertainment, hingga kini belum merekrut pemain asal Indonesia.

Pertanyaan ini akhirnya dijawab langsung oleh Presiden klub, Mirwan Suwarso dalam Podcast Helmy Yahya Bicara, Senin 25 Mei 2026 lalu.

Menurutnya, peluang bagi pemain Indonesia sebenarnya selalu terbuka. 

BACA JUGA:Grup Djarum Milik Hartono Ciptakan Akademi ‘LA MASIA’ ala Como 1907? Mirwan Suwarso Jor- joran Demi UCL

Namun, ada aturan di Liga Italia yang membuat proses tersebut tidak semudah yang dibayangkan.

Mirwan menjelaskan bahwa klub-klub Italia memiliki keterbatasan dalam merekrut pemain non-Uni Eropa (non-EU).

Karena kuota tersebut sangat terbatas, klub yang berjuluk I Lariani harus benar-benar selektif dalam memilih pemain asing.

"Peluang selalu ada. Namun kendalanya, di Italia hanya diperbolehkan memiliki kuota pemain non-Uni Eropa yang sangat terbatas. Jadi kami harus benar-benar memilih bakat terbaik,” kata Mirwan.



Artinya, kata Mirwan, pemain Indonesia tidak hanya bersaing dengan pemain Asia, tetapi juga dengan talenta terbaik dari Brasil, Argentina, Uruguay, negara-negara Afrika bahkan dari Amerika Selatan lainnya.

BACA JUGA:Como 1907 Milik Grup Djarum Jor-joran Demi Liga Champions, Mirwan Suwarso Tak Gentar Hadapi FFP UEFA

“Persaingan inilah yang membuat peluang menjadi jauh lebih sulit,” ujarnya.



Bukan Soal Nasionalitas, Tapi Kualitas dan Strategi Klub

Mirwan Suwarso menegaskan bahwa Como 1907 tidak memilih pemain berdasarkan asal negara.

Semua proses perekrutan dilakukan melalui sistem yang berbasis data (data-driven recruitment).


Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait