Ambruk 0,69 Persen, IHSG Akhiri Perdagangan di Level 6.371

Senin 10-08-2026,16:53 WIB
Reporter : Bianca Khairunnisa
Editor : Marieska Harya Virdhani

JAKARTA, DISWAY.ID - Setelah ambruk tajam mendekati sesi I perdagangan siang ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan beberapa saat usai pembukaan sesi II resmi dimulai.

Tekanan jual yang kembali muncul pada paruh kedua perdagangan membuat pergerakan IHSG semakin menjauh dari zona hijau.

Hingga perdagangan berakhir, indeks utama Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut akhirnya ditutup terpuruk di zona merah pada awal pekan ini.

BACA JUGA:IHSG Ditutup Melemah 0,49 Persen ke Level 6.378 di Sesi I, LQ45 Juga Ambruk

Berdasarkan hasil pantauan Disway, IHSG menutup perdagangan Senin 10 Agustus 2026 dengan melemah sebanyak 38,54 poin atau setara dengan 0,69 persen ke level 6.371,11.

Pelemahan tersebut menunjukkan bahwa tekanan terhadap pasar saham domestik masih cukup kuat sepanjang perdagangan hari ini.

IHSG yang sempat bergerak fluktuatif akhirnya harus mengakhiri perdagangan dengan penurunan cukup dalam.

Di sisi lain, tekanan serupa juga terjadi pada kelompok 45 saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45. Indeks tersebut terpantau kembali melemah pada perdagangan hari ini.

BACA JUGA:IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,62 Persen, 4 Saham Ini Masuk Radar Rekomendasi

Indeks LQ45 tercatat turun sebanyak 6,17 poin atau melemah 0,96 persen ke level 634,12.

Pergerakan kedua indeks tersebut menunjukkan bahwa sentimen negatif tidak hanya terjadi pada saham-saham tertentu, tetapi turut memberikan tekanan terhadap sejumlah saham berkapitalisasi besar yang menjadi penggerak utama pasar.

BACA JUGA:IHSG Ditutup Menguat 1,04 Persen ke 6.409,65 di Perdagangan Jumat

Pasar Global Turunkan Ekspektasi Suku Bunga

Sementara itu, dari pasar global, data PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk mengungkapkan bahwa indeks utama bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street ditutup mayoritas menguat pada perdagangan sebelumnya.

Kondisi tersebut terjadi di tengah perhatian pelaku pasar terhadap perkembangan ekonomi Amerika Serikat, khususnya data ketenagakerjaan yang dinilai dapat memberikan gambaran mengenai arah kebijakan moneter bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed).

BACA JUGA:IHSG Sesi I Jumat Menguat 0,71 Persen ke 6.388

Kategori :