Dirut BSI Tantang Anak Muda: Jangan Habiskan Masa Muda, Own Your Future!

Rabu 12-08-2026,11:24 WIB
Reporter : Hariri
Editor : Subroto Dwi Nugroho

BANDUNG, DISWAY.ID - Masa muda bukan sekadar waktu untuk mengejar pengalaman dan kesenangan, tetapi momentum untuk mulai menentukan masa depan.

Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) Anggoro Eko Cahyo menantang generasi muda untuk berani mengambil kendali atas masa depan finansialnya sejak sekarang melalui perencanaan keuangan, pengelolaan waktu, dan mulai membangun aset.

Pesan tersebut disampaikan Anggoro dalam Sharing Session Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Padjadjaran (UNPAD) bertajuk “Own Your Future: Small Choices Today, Bigger Possibilities Tomorrow” di hadapan sekitar 10 ribu mahasiswa baru UNPAD.

BACA JUGA:Tak Sekadar Salurkan Pembiayaan, BSI Bangun Ekosistem UMKM Nasional Bersama Danantara

Kegiatan ini menjadi komitmen keseriusan Perseroan dalam meningkatkan angka literasi dan inklusi keuangan syariah di Tanah Air.

Dalam kesempatan ini Anggoro menyampaikan, setiap orang memiliki modal yang sama setiap harinya, yakni 24 jam.

Namun, tidak semua orang mampu mengubah waktu tersebut menjadi modal untuk menciptakan masa depan yang lebih baik.

“Setiap manusia memiliki waktu yang sama. Yang membedakan adalah bagaimana kita menggunakan waktu tersebut untuk membangun masa depan. Jangan hanya menjadi pengguna masa depan, jadilah pemilik masa depan. Your Future Starts Now,” ujar Anggoro.

Anggoro menilai generasi muda perlu mulai mengubah cara pandang terhadap uang.

BACA JUGA:Transformasi Layanan BSI Dorong Peningkatan 24 Juta Nasabah

Bukan hanya bagaimana mendapatkan dan membelanjakan uang, tetapi juga bagaimana mengubah sebagian penghasilan menjadi aset yang mampu menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang.

Menurutnya, kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten sejak muda dapat menghasilkan dampak besar di kemudian hari.

Salah satu instrumen yang dapat dipertimbangkan adalah emas. Anggoro memberikan ilustrasi sederhana mengenai perubahan nilai emas terhadap harga barang.

Jika dahulu sebuah mobil senilai sekitar Rp125 juta setara dengan kurang lebih 230 gram emas, maka pada 2025 mobil dengan harga sekitar Rp200 juta hanya setara sekitar 75 gram emas.

Ilustrasi tersebut menunjukkan bagaimana emas dapat menjadi salah satu instrumen untuk menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang.

Kategori :