Jika dahulu ia dapat menentukan sendiri kapan mulai dan selesai bekerja, lingkungan industri memperkenalkannya pada disiplin waktu, prosedur kerja, serta budaya keselamatan.
Menurutnya, perubahan terbesar justru terjadi pada pola pikir.
BACA JUGA:Pelaksanaan TKA Selesai, Peserta Didik Paket C Antusias Ikuti TKA
Ia belajar untuk lebih disiplin, memperhatikan keselamatan orang lain, serta memahami bahwa tanggung jawab merupakan bagian dari pekerjaan bersama.
Kesadaran itu perlahan terbawa ke kehidupan sehari-hari, termasuk ketika ia kembali berkegiatan di kebun.
“Dulu ketika bekerja sebagai petani, kami tidak terlalu mengenal aturan keselamatan seperti di industri. Setelah bekerja di sini, kami jadi lebih peduli. Bahkan ketika sedang libur dan pergi ke kebun, tanpa sadar kebiasaan tentang keselamatan itu ikut kami terapkan,” ujarnya.
Dampak lain yang paling nyata adalah kemerdekaan dari sisi ekonomi. Jika dahulu sebagai petani penghasilannya sangat bergantung pada musim, kini ia memiliki pendapatan yang lebih stabil dan bisa direncanakan.
Baginya, itulah bentuk kemerdekaan yang paling ia rasakan: tidak lagi cemas menghadapi musim paceklik.
BACA JUGA:Disuruh Transfer Malah Gelut, Kurir di Bekasi Dibacok Mandau saat Antar Paket COD
Menurutnya, aktivitas pabrik juga turut membuka peluang ekonomi bagi masyarakat yang tidak bekerja langsung di dalamnya, mulai dari kesempatan bekerja melalui mitra perusahaan hingga tumbuhnya usaha kecil seperti warung makan di sekitar kawasan.
Kini, dengan ijazah Paket C, keterampilan teknis, dan penghasilan yang lebih stabil, Yopanda menjalani hidup yang jauh lebih baik dari titik awalnya sebagai petani — merdeka dari ketidakpastian musim, merdeka dari keterbatasan pendidikan, dan merdeka untuk terus berkembang.
Perjalanannya menggambarkan bagaimana keberadaan industri dapat membuka lebih dari sekadar kesempatan kerja: sebuah jalan menuju kemandirian bagi masyarakat sekitar.
BACA JUGA:Riwayat Pendidikan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jebolan Paket C yang Bikin Gerah Istana
Kemerdekaan yang Dirasakan Bersama, lewat Semangat Begawi Jejama
Kemerdekaan yang dirasakan Yopanda bukan cerita tunggal.
Komitmen untuk bertumbuh bersama masyarakat juga diwujudkan melalui program keberlanjutan yang berlandaskan filosofi lokal Begawi Jejama — bekerja bersama dan bergotong royong — sehingga manfaat kemerdekaan ekonomi dan lingkungan dapat dirasakan lebih luas, tidak hanya oleh mereka yang bekerja langsung di pabrik.
BACA JUGA:Pelaksanaan TKA Selesai, Peserta Didik Paket C Antusias Ikuti TKA