Kesiapan pengurus masih menjadi salah satu pekerjaan rumah.
Sementara itu, Kepala Bidang Perkoperasian Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Lamongan, Yusup Efendi, mengatakan respons masyarakat terhadap KDKMP cukup positif.
Bahkan, salah satu koperasi sempat membukukan omzet Rp14 juta dalam sehari dari penjualan kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, dan elpiji.
Capaian tersebut menunjukkan peluang ekonomi KDKMP cukup besar jika didukung tata kelola, pasokan barang, dan kemampuan pengurus yang memadai.
Kemenkop pun mendorong peserta membawa pengalaman magang untuk memperkuat koperasi di desa masing-masing.