KDKMP Didorong Naik Kelas, 54 Pengurus Koperasi Merah Putih Digembleng di Lapangan

Senin 31-08-2026,06:06 WIB
Reporter : Doddy Suryawan
Editor : Subroto Dwi Nugroho

LAMONGAN, DISWAY.ID - Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menghadapi tantangan besar setelah pembangunan fisiknya mulai berjalan.

Persoalannya bukan lagi sekadar mendirikan koperasi, tetapi memastikan pengurus mampu mengelola usaha, membaca peluang pasar, dan memberikan manfaat bagi warga desa.

Kementerian Koperasi (Kemenkop) mencoba memperkuat kemampuan tersebut melalui program magang bagi pengurus KDKMP.

BACA JUGA:Kemendikdasmen Minta Sekolah Terdampak Bencana Tetap Jaga Hak Belajar Siswa

Sebanyak 54 pengurus dari 31 provinsi mengikuti pembelajaran selama delapan hari dengan terjun langsung ke koperasi yang telah menjalankan berbagai unit usaha.

Dan pelatihan ini  berlangsung di Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) Sunan Drajat, Lamongan, Jawa Timur, serta Kopontren Al-Ittifaq, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kemenkop, Destry Anna Sari, mengatakan pengalaman mengelola koperasi secara langsung menjadi bekal penting bagi peserta sebelum kembali menjalankan KDKMP di daerah masing-masing.

Kami menilai bahwq  pengurus merupakan faktor kunci dalam menentukan apakah KDKMP mampu berkembang menjadi koperasi yang produktif dan berkelanjutan," ujar Destry, di Lamongan, saat programı ini berakhir pada Sabtu 29 Agustus 2026.

BACA JUGA:Takut Sertipikat Tanah Hilang? Sekarang Ada Brankas Elektronik, Cuma Pemilik yang Bisa Buka

Pembelajaran tidak berhenti pada teori.

Peserta mendapatkan materi mengenai tata kelola koperasi, kepemimpinan, kewirausahaan, pengelolaan keuangan, pembiayaan, penyusunan proposal bisnis, inovasi usaha hingga mitigasi risiko.

Mereka juga mengikuti studi kunjungan dan praktik langsung atau on the job training.

Gambaran tantangan KDKMP terlihat di Lamongan.

Daerah tersebut memiliki 317 KDKMP yang bangunannya telah berdiri, namun baru 90 unit yang mulai beroperasi.

BACA JUGA:Update Korupsi MBG di BGN, Kejagung Periksa 6 Saksi dari Kantor Pos hingga Peruri

Kategori :