JAKARTA, DISWAY.ID-- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sesi I perdagangan menghijau pada Selasa (1/9/2026). Ini terjadi setelah sempat berbalik arah mendekati sore hari kemarin. Di mana, IHSG menguat 7,36 poin atau 0,11 persen ke level 6.525,48.
Berdasarkan data PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, penguatan tersebut dipengaruhi oleh pernyataan hawkish Ketua Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh.
“Pernyataan hawkish Ketua Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS) pada September 2026 dan kenaikan harga minyak,” tutur Direktur Reliance Sekuritas Indonesia Reza Priyambada.
BACA JUGA:IHSG Dibuka Menguat 0,24 Persen ke Level 6.541, Diproyeksikan Lanjut Naik
Indeks LQ45 juga ditutup menghijau dengan penguatan 2,00 poin atau 0,31 persen ke level 643,82.
Secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk white spinning top dan masih berada di atas MA5 serta MA20. Indikator MACD menunjukkan golden cross. Dengan demikian, pergerakan IHSG diperkirakan masih memiliki kecenderungan penguatan.
“Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 6.475 dan resistance pada level 6.571 dengan kecenderungan menguat,” ucap Priyambada.
Berikut empat saham potensial rekomendasi analis yang menarik dipantau:
EXCL – BUY
Resistance: 2.910–3.000
Support: 2.670
Stoploss: 2.660
Target: 3.180
GGRM – BUY