Penguatan jalur alternatif tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap jalan umum sekaligus menjaga kelancaran distribusi batu bara menuju pembangkit dan industri pengguna.
Pada akhirnya, kebijakan transportasi batu bara perlu disusun secara komprehensif dengan memperhitungkan berbagai dampak yang mungkin muncul. Persoalan distribusi tidak hanya berkaitan dengan lalu lintas dan kondisi jalan, tetapi juga berhubungan dengan ketersediaan energi serta keberlanjutan produksi industri.
Karena itu, keseimbangan antara kepentingan masyarakat, keberlangsungan sektor industri, dan penguatan ketahanan energi nasional menjadi bagian yang perlu diperhatikan dalam penyusunan kebijakan angkutan batu